Cangkul dan Harapan di SAE Arumanis, Jalan Warga Binaan Menuju Perubahan

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang lnvestigasi.com

Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu terus menunjukkan semangat perubahan dalam menjalani program pembinaan kemandirian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Indramayu.

Di lahan pertanian SAE Arumanis Lapas Indramayu, para warga binaan tampak aktif mengolah media tanah dari upaya penggemburan, membuat saluran irigasi, hingga menyiapkan penanaman berbagai komoditas sayuran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga binaan, Erman, mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Disela program pembinaan kemandirian yang diikuti, ia mengatakan berbagai kegiatan positif yang ada di Lapas Indramayu membuat warga binaan tetap produktif selama menjalani masa pidana.

“Di sini kami mendapatkan beragam program pembinaan, tidak hanya di dalam kamar hunian. Ada pengolahan pertanian seperti yang saya ikuti ini. Macam sayurannya banyak, ada terong, tomat, cabai, dan buah pepaya. Kami jadi mendapat pengetahuan baru,” ujar Erman, Jumat (22/05/2026).

Erman mengungkapkan dirinya memang memiliki latar belakang di bidang pertanian sebelum menjalani masa pidana. Karena itu, ia merasa program pembinaan di SAE Arumanis ini sangat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan keinginannya untuk menambah pengetahuan dalam bidang pertanian.

“Memang basic saya di pertanian. Jadi di sini saya bisa menerapkan pengalaman yang saya punya sekaligus berbagi ilmu pertanian dan meningkatkannya dengan metode-metode baru yang saya pelajari dari program pembinaan ini,” katanya.

Menurut Erman, selama hampir tiga tahun menjalani masa pidana dari total vonis lima tahun, ia telah mengikuti berbagai program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu, mulai dari budidaya maggot, hidroponik, hingga pelatihan pengelasan.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kabupaten Blora melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah sertipikat hilang

Sementara itu, Staf Pengelola Bimbingan Kemandirian Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu, Suwandi, menjelaskan program SAE saat ini diikuti lima warga binaan.

Menurutnya, warga binaan yang mengikuti program pembinaan di SAE telah dilakukan assesment berdasarkan minat, kompetensi yang dimiliki dan resiko. Selain itu, warga binaan juga harus telah memenuhi syarat secara administratif dan substantif antara lain telah menjalani setengah masa pidana dan melalui proses sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

“Yang utama tentu kesesuaian bidang atau basic kemampuan mereka. Selain itu, warga binaan juga harus sudah menjalani setengah masa hukuman dan melalui sidang TPP agar program ini berjalan aman dan sesuai prosedur yang berlaku,” jelas Suwandi.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap warga binaan yang mengikuti kegiatan di luar lingkungan Lapas dilakukan secara ketat dengan melibatkan petugas dari bidang keamanan dan pembinaan.

Dalam program SAE tersebut, para warga binaan menjalankan berbagai aktivitas pertanian mulai dari penggemburan tanah hingga budidaya tanaman hortikultura seperti kangkung, caisim, tomat, cabai, terong, pepaya, hingga labu.

“Untuk saat ini kami sedang melakukan penggemburan tanah sebagai persiapan penanaman kangkung dan caisim. Sebelumnya juga sudah ada pepaya, tomat, labu, cabai, dan beberapa tanaman lainnya,” ujar Suwandi.

Program pembinaan kemandirian melalui SAE ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu dalam membekali warga binaan dengan keterampilan dan pengalaman kerja yang bermanfaat sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.

Selain memberikan aktivitas positif, program tersebut juga diharapkan mampu membangun rasa tanggung jawab, disiplin, dan kepercayaan diri warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

(Toro)

Berita Terkait

Pastikan Warga Binaan Tetap Sehat, Tim Medis Lapas Indramayu Jemput Bola ke Blok Hunian
Toni RM Akan Ungkap Alat Bukti Percakapan Awal Terdakwa Priyo dan Ririn Pada Sidang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman Indramayu
Lapas Indramayu Wujudkan Hak Pendidikan, Dua Anak Berkonflik dengan Hukum Jalani ASAJ Susulan
Kuasa Hukum Ruslandi Investigasi Tindaklanjuti Falidasi TKP Keterangan Priyo, Kasus Pembunuhan di Kelurahan Paman Indramayu
Bupati Lucky Hakim Lepas 194 Jamaah Haji Kloter 38 KJT Kabupaten Indramayu
Rektor Unwir Prof.Dr.Hj.Ipong Dekawati, M.Pd Resmi Dilantik Periode 2026-2030,Siap Beri Perubahan
Priyo Mendadak Berbalik di Sidang, Toni RM Sebut Kliennya Tampak Tertekan
Wujud Komitmen Pemkab Indramayu Gerak Cepat Fasilitasi Lansia yang Terlantar di Kabupaten Lamongan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:06

Cangkul dan Harapan di SAE Arumanis, Jalan Warga Binaan Menuju Perubahan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:37

Pastikan Warga Binaan Tetap Sehat, Tim Medis Lapas Indramayu Jemput Bola ke Blok Hunian

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:41

Toni RM Akan Ungkap Alat Bukti Percakapan Awal Terdakwa Priyo dan Ririn Pada Sidang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman Indramayu

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:57

Lapas Indramayu Wujudkan Hak Pendidikan, Dua Anak Berkonflik dengan Hukum Jalani ASAJ Susulan

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:33

Kuasa Hukum Ruslandi Investigasi Tindaklanjuti Falidasi TKP Keterangan Priyo, Kasus Pembunuhan di Kelurahan Paman Indramayu

Senin, 18 Mei 2026 - 11:39

Rektor Unwir Prof.Dr.Hj.Ipong Dekawati, M.Pd Resmi Dilantik Periode 2026-2030,Siap Beri Perubahan

Senin, 18 Mei 2026 - 09:50

Priyo Mendadak Berbalik di Sidang, Toni RM Sebut Kliennya Tampak Tertekan

Senin, 18 Mei 2026 - 03:01

Wujud Komitmen Pemkab Indramayu Gerak Cepat Fasilitasi Lansia yang Terlantar di Kabupaten Lamongan

Berita Terbaru