INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com
Tim Inafis Polres Indramayu, melakukan olah TKP di toko menindaklanjuti terdakwa keterangan Priyo, pada senin 18 Mei dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman Kabupaten Indramayu.pada Selasa, (19/5/26)
Kuasa hukum terdakwa Priyo, yaitu Ruslandi, ikut menyaksikan olah TKP itu, Ia menyampaikan menerima kembali sebagai kuasa hukum dari terdakwa Priyo, yang telah dicabut saat sidang kemarin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ruslandi menjelaskan dalam olah TKP mengkonfirmasi keterangan dari Priyo, untuk membuka fakta aktual peristiwa pembunuhan di Paoman, maka guna memastikan melakukan olah TKP merunut kejadian hasil penyampain saat persidangan jejak-jejak kejahatan tersebut.
“Priyo menympaikan di persidangan secara detail makanya bagian tertentu mengkonfirmasi dan memfalidasi apakah betul kejadian itu di toko dan memang betul makanya lagi ada olah TKP untuk memastikan jejak hilangnya nyawa Almarhum Budi Awaludin,” ujarnya.
Meski demikian, Ruslandi menjelaskan kronologi kejadian awal sesuai penyampain Priyo, bahwa Ririn, mengajak korban dibonceng naik motor bertiga menuju toko dan menduga ada upaya yang dilakukan dengan tujuan tertentu menuju toko alasanya memastikan mengecek kapasitas ruangan untuk salahsatu usaha.
“Awalnya Budi dan Ririn, jalan kaki dari rumah Budi menuju toko berjarak kurang lebih 120 meter, jadi ada upaya Ririn menggiring Mas Budi menuju toko menjauh dari rumah tujuannya mungkin ada niat tertentu yang sudah dipersiapkan, alasanya ke toko itu katanya akan ada barang berupa minyak goreng yang akan datang seolah-olah mengecek kapasitas ruangan toko muat atau tidak, mungkin itu salahsatu trik memancing almarhum Budi, dan dibawalah dengan dibonceng naik motor jadi mereka bertiga ke toko,” ucap RuslandiRuslandi, kuasa hukum terdakwa Priyo di depan Rumah korban.
Menurut Ruslandi, Kuasa hukum terdakwa Priyo, hasil olah TKP di toko menemukan hasil bekas dari kejadian tersebut bahkan ada beberapa barang yang hilang.
“Hasil olah TKP juga ditemukan ada bercak darah dan menurut keterangan dari saudara Pak Zuk, ada beberapa barang minyak goreng yang hilang,” katanya.
(Toro)




















