INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com
Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu kembali menunjukkan hasil positif. Melalui budidaya ayam petelur, Lapas Indramayu berhasil memanen telur sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus menunjang kegiatan pembinaan warga binaan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, mengatakan saat ini terdapat 175 ekor ayam petelur yang dikelola dalam program pembinaan kemandirian. Dari jumlah tersebut, produksi telur mencapai sekitar 60 hingga 65 butir per hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program budidaya ayam petelur ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi perhatian Bapak Presiden,” kata Berthoni, Sabtu (23/05/2026).
Menurut Berthoni, hasil panen telur tidak hanya dimanfaatkan sebagai hasil produksi semata, tetapi juga digunakan untuk mendukung program pembinaan kemandirian bakery bagi warga binaan perempuan di Lapas Indramayu.
“Telur hasil produksi ini digunakan untuk menunjang kegiatan pembinaan kemandirian bakery bagi warga binaan perempuan. Jadi program pembinaan yang ada saling mendukung dan memberi manfaat nyata bagi warga binaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, program pembinaan kemandirian peternakan menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Melalui program tersebut, Lapas Indramayu terus mendorong terciptanya pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan selaras program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan serta pemberdayaan warga binaan.
(Toro)




















