Atap Gedong Duwur Ambruk, Anggaran Cagar Budaya Nol Rupiah

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Atap bagian depan Gedong Duwur yang terletak di kompleks Asrama Penganjang Desa Penganjang Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, diinformasikan ambruk akibat dimakan usia.

Bangunan kolonial yang sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya ini kondisinya memprihatinkan karena sejak ditetapkan belum tersentuh anggaran pemugaran. Sementara, tingkat kerusakannya memerlukan perhatian serius dari institusi terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi ambruknya atap bangunan eks asisten residen ini dilaporkan oleh pamong budaya Bidang Cagar Budaya Disdik Kabupaten Indramayu Suparto Agustinus.

Menurut Tinus, kayu kayu di bagıan atap berjatuhan dan nampak ruang terbuka dibagian atap. Kondisi hujan akan menambah semakin parah kerusakannya.

Baca Juga:  Momentum Hari Bakti ke-62, Lapas Indramayu Hadir untuk Kemanusiaan Lewat Donor Darah

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu Dedy S Musashi sudah berulang kali mengajukan ke pemerintah Kabupaten Indramayu agar bangunan eks kolonial tersebut untuk dilakukan pemugaran terutama pada bagıan atap yang ambruk sekarang.

Namun, hingga saat ini belum ada realisasi dan bahkan untuk tahun ini anggaran cagar budaya ditiadakan.

“kalo kondisi seperti ini terus berlanjut lambat laun kita akan kehilangan satu persatu bangunan yang pernah menjadi tonggak sejarah perjalanan Indramayu,” jelas Dedy S Musashi.

Dedy akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) IX Jawa Barat terkait ambruknya atap Gedong Duwur tersebut.

(Toro)

Berita Terkait

Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN
Cerita Warga Semarang Mengurus Roya Hanya Lima Menit Jadi
Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah
Ratusan Massa FSI Geruduk PN Indramayu, Minta Pelaku Pembunuhan Sekeluarga Dihukum Berat
Diduga Galian C Ilegal di Sumbermulyo, BPIKPNPA RI Desak APH Bertindak Tegas dan Usut Hingga Tuntas
Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah
Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana
Simak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 23:28

Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN

Senin, 4 Mei 2026 - 12:11

Cerita Warga Semarang Mengurus Roya Hanya Lima Menit Jadi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:10

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

Senin, 4 Mei 2026 - 05:25

Ratusan Massa FSI Geruduk PN Indramayu, Minta Pelaku Pembunuhan Sekeluarga Dihukum Berat

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:43

Diduga Galian C Ilegal di Sumbermulyo, BPIKPNPA RI Desak APH Bertindak Tegas dan Usut Hingga Tuntas

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:14

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:12

Simak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:11

Kanal Pengaduan Digital Kementerian ATR/BPN, Jembatan Aspirasi Menuju Layanan Publik Lebih Baik

Berita Terbaru

Uncategorized

Cerita Warga Semarang Mengurus Roya Hanya Lima Menit Jadi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:11