Atap Gedong Duwur Ambruk, Anggaran Cagar Budaya Nol Rupiah

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Atap bagian depan Gedong Duwur yang terletak di kompleks Asrama Penganjang Desa Penganjang Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, diinformasikan ambruk akibat dimakan usia.

Bangunan kolonial yang sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya ini kondisinya memprihatinkan karena sejak ditetapkan belum tersentuh anggaran pemugaran. Sementara, tingkat kerusakannya memerlukan perhatian serius dari institusi terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi ambruknya atap bangunan eks asisten residen ini dilaporkan oleh pamong budaya Bidang Cagar Budaya Disdik Kabupaten Indramayu Suparto Agustinus.

Menurut Tinus, kayu kayu di bagıan atap berjatuhan dan nampak ruang terbuka dibagian atap. Kondisi hujan akan menambah semakin parah kerusakannya.

Baca Juga:  Perusahaan di Indramayu Diminta Maksimalkan CSR untuk Kesejahteraan Masyarakat

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu Dedy S Musashi sudah berulang kali mengajukan ke pemerintah Kabupaten Indramayu agar bangunan eks kolonial tersebut untuk dilakukan pemugaran terutama pada bagıan atap yang ambruk sekarang.

Namun, hingga saat ini belum ada realisasi dan bahkan untuk tahun ini anggaran cagar budaya ditiadakan.

“kalo kondisi seperti ini terus berlanjut lambat laun kita akan kehilangan satu persatu bangunan yang pernah menjadi tonggak sejarah perjalanan Indramayu,” jelas Dedy S Musashi.

Dedy akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) IX Jawa Barat terkait ambruknya atap Gedong Duwur tersebut.

(Toro)

Berita Terkait

Polisi Periksa 7 Saksi dan 5 Orang Diduga Terlibat Kematian Pria di Juntinyuat Indramayu
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron Siap Bina FKPPI, Dorong Peningkatan Kapasitas dan Sistem Pertahanan Rakyat Semesta
Geger ! Pria Ditemukan Tewas di Depan TPU Buyut Rendani Indramayu, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
OJK Cirebon Raya, Komisi XI DPR RI, Pemkab Indramayu, dan Bank BJB Kolaborasi Percepat Akses Keuangan bagi Calon Pekerja Migran
Gebyar Pajak 2026, Bapenda Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Bangun Indramayu
Masuki Tahap Ketiga _Pilot Project_, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09

Polisi Periksa 7 Saksi dan 5 Orang Diduga Terlibat Kematian Pria di Juntinyuat Indramayu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:23

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron Siap Bina FKPPI, Dorong Peningkatan Kapasitas dan Sistem Pertahanan Rakyat Semesta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:05

Geger ! Pria Ditemukan Tewas di Depan TPU Buyut Rendani Indramayu, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:59

OJK Cirebon Raya, Komisi XI DPR RI, Pemkab Indramayu, dan Bank BJB Kolaborasi Percepat Akses Keuangan bagi Calon Pekerja Migran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:30

Masuki Tahap Ketiga _Pilot Project_, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:29

Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:28

Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:26

ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan

Berita Terbaru