INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melaksanakan kegiatan Admisi Orientasi Angkatan 87 yang diikuti oleh 95 orang Warga Binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses awal pembinaan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai kehidupan di dalam lapas serta berbagai program pembinaan yang akan dijalani selama masa pidana, Jumat (12/06).
Kegiatan dibuka oleh Petugas Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Edi Damudi, yang menyampaikan pentingnya admisi orientasi sebagai sarana pengenalan dan penyesuaian diri bagi warga binaan baru. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami aturan yang berlaku serta mampu beradaptasi dengan lingkungan pemasyarakatan secara baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pengenalan lingkungan Lapas Kelas IIB Indramayu yang meliputi blok hunian, fasilitas layanan, serta area kegiatan pembinaan. Pengenalan tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai sarana dan prasarana yang dapat digunakan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Selain itu, warga binaan juga diberikan materi mengenai hak dan kewajiban sebagai warga binaan serta tata tertib kehidupan di dalam lapas. Materi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta tanggung jawab dalam menjalani kehidupan sehari-hari di lingkungan pemasyarakatan.
Peserta turut mendapatkan penjelasan mengenai program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang tersedia di Lapas Kelas IIB Indramayu. Program tersebut dirancang untuk membentuk karakter yang lebih baik, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya. Selain itu, warga binaan juga diberikan informasi terkait hak remisi dan program integrasi, seperti Cuti Bersyarat (CB), Pembebasan Bersyarat (PB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB), beserta persyaratan yang harus dipenuhi. Pada kesempatan tersebut ditegaskan bahwa seluruh layanan remisi, program integrasi, layanan kesehatan, dan layanan kunjungan diberikan secara gratis serta tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menegaskan bahwa kegiatan admisi orientasi merupakan tahapan penting dalam proses pembinaan warga binaan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap warga binaan memahami hak dan kewajibannya, mengenal lingkungan lapas, serta mengetahui bahwa seluruh layanan hak dasar warga binaan, termasuk remisi, program integrasi, layanan kesehatan, dan layanan kunjungan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa dipungut biaya. Kami berharap mereka dapat menjalani masa pembinaan secara tertib, produktif, dan siap kembali berintegrasi dengan masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Berthoni.
(Toro)




















