INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melalui Sub Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan pertanian dan peternakan di area branggang Lapas Indramayu. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi perawatan dan penggemburan tanah garapan, pembersihan kandang ayam petelur, pembangunan kandang bebek, serta panen sayuran jenis pakcoy dan caisin, jumat (12/06).
Kegiatan tersebut melibatkan 17 orang warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian dengan pendampingan dan pengawasan langsung dari Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja beserta staf Giatja. Program ini bertujuan menjaga produktivitas lahan pertanian dan peternakan sekaligus memberikan pengalaman kerja dan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perawatan lahan dan kandang dilakukan secara rutin untuk mendukung hasil produksi yang optimal. Pembersihan kandang ayam petelur menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan ternak dan menekan angka kematian ayam, sementara perawatan lahan dilakukan guna mencegah serangan hama seperti serangga, ulat, dan tikus yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman sayuran.
Melalui pengelolaan yang berkelanjutan, lahan pertanian Lapas Indramayu mampu menghasilkan panen sayuran pakcoy dan caisin secara rutin dengan rata-rata produksi mencapai 10–15 kilogram per hari. Hasil panen tersebut kemudian didistribusikan kepada mitra reseller mandiri Lapas Indramayu sebagai bentuk pemanfaatan hasil pembinaan yang produktif dan memiliki nilai ekonomi.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Berthoni, menyampaikan bahwa program pertanian dan peternakan merupakan salah satu sarana pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. “Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya dilatih untuk bekerja secara produktif, tetapi juga dibekali keterampilan dan pengalaman yang dapat menjadi modal positif saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Lapas Indramayu dalam mendukung visi dan misi Asta Cita Presiden serta implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan melalui pemberdayaan warga binaan. Diharapkan program pembinaan kemandirian ini dapat terus memberikan manfaat, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar.
(Toro)




















