Bupati Pati Sudewo Tegaskan Uang Negara Untuk Pembangunan

- Penulis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 22:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Bupati Pati, Sudewo, memimpin rapat lanjutan terkait intensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (23/5).

Rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pati, Kepala BPKAD, Kepala DPUTR Kabupaten Pati, para camat, anggota PASOPATI (Paguyuban Kepala Desa se-Kabupaten Pati), dan perwakilan kepala desa.

Dalam pertemuan tersebut, Sudewo menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintahan di tingkat bawah, termasuk camat dan kepala desa, telah menerima dan memahami kebijakan penyesuaian tarif PBB-P2 ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada dinamika. Alhamdulillah sudah clear dan semua bisa menerima. Kepala desa juga sudah koordinasi dengan perangkat, semuanya sudah disosialisasikan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa jika masyarakat menemukan data pajak yang terlihat naik sangat tinggi melalui tautan daring (link) pembayaran, itu disebabkan data sebelumnya yang belum diperbarui sepenuhnya.

“Itu memang sudah terlanjur seperti itu, dan sekarang sedang proses cetak ulang yang direvisi. Tetapi yang akurat adalah kebijakan yang sekarang. Semuanya 250 persen, kecuali yang sudah ada penyesuaian sebelumnya karena transaksi jual beli,” terang Sudewo.

Bupati juga menanggapi kritik masyarakat yang mempertanyakan urgensi penarikan pajak.

Ia menjelaskan bahwa dana negara yang dikelola olehnya dimanfaatkan langsung untuk membangun berbagai fasilitas umum. “Kalau ada yang nanya uang negara untuk apa kok masih narik pajak, tanyanya jangan ke saya, tanya ke pemerintah sebelumnya. Kalau saya, saya gunakan untuk membangun jembatan, jalan, renovasi masjid, perbaikan RSUD, renovasi GOR,” tegasnya.

Baca Juga:  Pengukuhan PP KAPTI-Agraria 2025-2028, Menteri Nusron Tekankan Pentingnya Kontribusi dalam Transformasi Pelayanan Kementerian ATR/BPN

Ia menambahkan bahwa pembangunan di Pati bersifat berkelanjutan dan tidak bisa berhenti hanya pada tahun 2025.

“Pembangunan itu terus-menerus, 2026 dan seterusnya. Uang dari pusat tidak cukup. Yang membangun Kabupaten Pati adalah orang Pati sendiri. Pemerintah pusat hanya membantu. Kalau kita sendiri tidak ikut berpartisipasi, berarti kita tidak bertanggung jawab pada pembangunan daerah kita sendiri,” katanya.

Sudewo juga mengungkapkan bahwa selama 14 tahun terakhir tidak pernah ada penyesuaian tarif PBB.

“Pemimpin mana pun pasti ingin meningkatkan pendapatan daerah. Kalau ditanya kenapa tidak bertahap, ya bertahapnya harusnya dari dulu, dari 2011. Karena tidak dilakukan, sekarang dampaknya besar,” ujarnya.

Namun demikian, Sudewo menegaskan bahwa dirinya tidak saklek menjalankan hitungan Perda Nomor 1 Tahun 2024 yang bisa memicu kenaikan hingga ribuan persen. “Saya tidak menaikkan sebanyak itu. Justru saya ini bijaksana,” tutupnya. (fn5/FN)

Berita Terkait

Bupati Indramayu Lepas Ekspor Perdana 510 Unit Coir Shade Hasil Karya Warga Binaan ke Spanyol
Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat, LPKA Kutoarjo Gelar Edukasi Gizi Seimbang dan ” Isi Piringku”
Pasca Insiden di Sindang, Kapolres Indramayu Menggelar Silaturahmi dan Sinergi Kamtibmas
Kalapas dan Bupati Indramayu Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan
Pengajian dan Doa Bersama di LPKA Kutoarjo, Ciptakan Suasana Pembinaan Yang Religius
Pemaparan Laporan Penelitian Skripsi Taruna Poltekimipas di LPKA Kutoarjo
Satreskrim Polres Indramayu Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan di Wilayah Kecamatan Sindang
Bantuan 220 Unit Becak Listrik Program Presiden Prabowo Subianto Segera di Salurkan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Bupati Indramayu Lepas Ekspor Perdana 510 Unit Coir Shade Hasil Karya Warga Binaan ke Spanyol

Senin, 28 September 2026 - 04:50

Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat, LPKA Kutoarjo Gelar Edukasi Gizi Seimbang dan ” Isi Piringku”

Minggu, 27 September 2026 - 11:28

Pasca Insiden di Sindang, Kapolres Indramayu Menggelar Silaturahmi dan Sinergi Kamtibmas

Minggu, 27 September 2026 - 04:46

Kalapas dan Bupati Indramayu Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 27 September 2026 - 00:01

Pengajian dan Doa Bersama di LPKA Kutoarjo, Ciptakan Suasana Pembinaan Yang Religius

Kamis, 24 September 2026 - 13:33

Satreskrim Polres Indramayu Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan di Wilayah Kecamatan Sindang

Kamis, 24 September 2026 - 12:46

Bantuan 220 Unit Becak Listrik Program Presiden Prabowo Subianto Segera di Salurkan

Kamis, 24 September 2026 - 11:05

Perkuat Sinergitas, LPKA Kutoarjo Kunjungi Mako Brimob Kutoarjo

Berita Terbaru