INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu kembali mencatat capaian membanggakan melalui panen padi kedua yang digelar di Sarana Asimilasi & Edukasi (SAE) Pertanian Lapas Indramayu, Kamis (27/11/2025).
Sebanyak 2,5 ton padi berhasil dipanen. Hasil panen tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga binaan pemasyarakatan (WBP), tetapi juga dipasarkan sebagai bentuk peningkatan kemandirian ekonomi Lapas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Sabtu (29/11/2025), Lapas Indramayu juga menorehkan sejarah baru dengan melepas ekspor perdana produk coir shade ke Spanyol. Produk ramah lingkungan tersebut dikirim sebanyak 800 unit melalui kerja sama dengan PT Coir Indonesia Global.
Seluruh proses produksi coir shade, mulai dari pengolahan bahan baku hingga barang siap kirim dikerjakan secara mandiri oleh para Warga Binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kerja keras seluruh Warga binaan dan petugas yang terlibat.
“Ekspor ini adalah bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian di Lapas Indramayu. Semua proses kami lakukan secara internal, dan produk yang dihasilkan warga binaan mampu menembus pasar internasional,” ujar Berthoni.
Ia menjelaskan bahwa coir shade buatan Lapas Indramayu diminati pasar Spanyol karena kualitasnya yang baik. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa warga binaan memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk bernilai tinggi dan kompetitif.
Momen pelepasan ekspor ditandai dengan prosesi pemecahan kendi oleh Fery Berthoni sebagai simbol harapan akan kelancaran perjalanan dan kesuksesan produk Lapas Indramayu di pasar global.
“Ini adalah babak baru bagi Lapas Indramayu. Kami berharap keberhasilan ini dapat membuka peluang ekspor lain sekaligus memperluas kemampuan dan kemandirian warga binaan,” tambahnya.
Keberhasilan panen dan ekspor ini semakin menegaskan komitmen Lapas Indramayu dalam menjalankan pembinaan produktif, berkelanjutan, dan berdampak ekonomi bagi warga binaan serta masyarakat.
(Toro)





















