Pernikahan Anak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak-desakan, Ramai Pengunjung Telan Korban Jiwa

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Karawang

Pesta pernikahan yang semestinya menjadi momen bahagia justru berubah menjadi duka mendalam. Acara pernikahan anak dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), yang digelar di Lapangan Otto Iskandar Dinata, Garut, pada Jumat (18/7/2025), menelan korban jiwa akibat insiden desak-desakan warga yang hendak masuk ke area pendopo.

Pernikahan tersebut mempertemukan putra Dedi Mulyadi, Maula Akbar, dengan Putri Karlina, yang menjabat sebagai Wakil Bupati Garut. Dalam rangkaian pesta rakyat yang diselenggarakan, ribuan warga tumpah ruah ingin menyaksikan kemeriahan acara dan menikmati sajian makan gratis yang dibuka untuk umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun nahas, situasi yang tidak terkendali memicu kepanikan dan insiden saling dorong di pintu masuk pendopo. Akibatnya, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Korban di antaranya adalah seorang anak perempuan, seorang warga lanjut usia, dan seorang anggota kepolisian yang saat itu bertugas.

Mr Kim, seorang aktivis asal Karawang, angkat bicara mengenai tragedi ini. Ia menekankan bahwa peristiwa tersebut dapat dikategorikan sebagai kelalaian yang menyebabkan kematian, sebagaimana diatur dalam Pasal 359 KUHP dan Pasal 474 ayat (3) KUHP baru (UU 1/2023). “Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan orang lain mati, dapat diancam pidana penjara paling lama 5 tahun,” ujar Mr Kim, Minggu (20/7/2025).

Baca Juga:  Bukan hanya Nasi Gandul Yang Khas Makanan Pati, Diblaru Tersedia Petis Tangkar yang Tak Kalah Enak

Tragedi ini menorehkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Garut yang hadir dalam pesta tersebut. Banyak pihak menyesalkan kurangnya pengawasan dan perencanaan pengamanan dalam penyelenggaraan acara berskala besar ini, terlebih dengan adanya undangan terbuka dari tokoh publik seperti Dedi Mulyadi.

Saat ini, pihak Polda Jawa Barat tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden tragis tersebut. Tidak menutup kemungkinan, panitia penyelenggara maupun pihak keluarga pengantin akan dimintai keterangan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Mr Kim juga menyampaikan harapannya agar tragedi ini menjadi peringatan bagi Dedi Mulyadi agar lebih berhati-hati dalam membuat keputusan publik. “Ini ujian dan teguran bagi Bapak KDM. Setiap kebijakan, sekontroversial apa pun, harus mempertimbangkan keselamatan rakyat,” tandasnya.

Mari kita hormati dan beri ruang bagi pihak berwenang untuk menyelidiki secara profesional. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan tragedi ini menjadi pelajaran penting untuk semua pihak dalam menyelenggarakan acara publik yang aman dan manusiawi.

Berita Terkait

LPKA Kutoarjo Bekali Anak Binaan Melalui Pendidikan Karakter dan Kewarganegaraan Tahap III dan IV
LPKA Kutoarjo Ikut Rapat Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitas dan Reedukasi
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa
Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah
Di Tengah Kesibukan, Warga Manfaatkan PELATARAN untuk Urusan Pertanahan saat Akhir Pekan
Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat
Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti
Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:07

LPKA Kutoarjo Bekali Anak Binaan Melalui Pendidikan Karakter dan Kewarganegaraan Tahap III dan IV

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:10

LPKA Kutoarjo Ikut Rapat Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitas dan Reedukasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:27

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:26

Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:24

Di Tengah Kesibukan, Warga Manfaatkan PELATARAN untuk Urusan Pertanahan saat Akhir Pekan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:20

Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:18

Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:17

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat _Live_ TikTok

Berita Terbaru