Perkuat Perlindungan Anak Dari Kekerasan,LPKA Kutoarjo Gelar Technical Assistance Bersama PKBI Daerah Jawa Tengah

- Penulis

Selasa, 3 November 2026 - 02:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PURWOREJO — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo bekerja sama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Jawa Tengah menyelenggarakan Technical Assistance (TA) Penyusunan Mekanisme Perlindungan Anak dan Pencegahan Kekerasan di LPKA pada 27–28 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pendidikan LPKA Kelas I Kutoarjo ini dilaksanakan selama dua hari sebagai upaya memperkuat mekanisme perlindungan anak serta mendorong terciptanya lingkungan pembinaan yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan.

Kegiatan diawali dengan sambutan Direktur Eksekutif Daerah PKBI Jawa Tengah, Elisabet S.A. Widyastuti, S.K.M., M.Kes., serta Kepala LPKA Kelas I Kutoarjo, Fery Berthoni. Dalam sambutannya, Kepala LPKA menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen dan koordinasi seluruh jajaran guna memastikan pemenuhan hak-hak Anak Binaan.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 petugas LPKA Kelas I Kutoarjo dari Seksi Pembinaan, Perawatan, Registrasi, serta Pengawasan dan Penegakan Disiplin, dengan menghadirkan Nur Hasyim, M.A., sebagai narasumber.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari pertama, Selasa (27/10), kegiatan difokuskan pada pemahaman arah kebijakan nasional terkait pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak, penggalian praktik yang telah berjalan di lingkungan LPKA, serta identifikasi hambatan dan kebutuhan dukungan. Rangkaian kegiatan meliputi pengisian pre-test, pemaparan materi, diskusi lintas unit, pemetaan praktik di lapangan, hingga presentasi dan klarifikasi temuan sebagai bahan masukan dalam penyusunan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak di LPKA.

Baca Juga:  Anggota DPRD Indramayu Sirojudin Lakukan Reses Tampung Aspirasi Warga Lohbener

Memasuki hari kedua, Rabu (28/10), peserta melanjutkan pembahasan melalui peninjauan hasil pertemuan pertama dan penyempurnaan draf pedoman. Diskusi mencakup alur penanganan kekerasan, pembedaan mekanisme perlindungan anak dengan penegakan disiplin, serta kesiapan unit pelaksana teknis dari aspek sumber daya manusia, sarana dan prasarana, koordinasi antarunit, hingga jejaring rujukan. Simulasi dan uji penerapan draf pedoman turut dilaksanakan untuk menilai kesesuaiannya dengan kondisi serta kebutuhan nyata di lingkungan LPKA.

Berbagai masukan dari peserta kemudian dihimpun melalui diskusi dan validasi bersama sebagai bahan penyempurnaan draf pedoman. Kegiatan dilanjutkan dengan pengisian post-test dan refleksi untuk mengevaluasi pemahaman peserta, sebelum ditutup melalui penyampaian penutup oleh Direktur Eksekutif Daerah PKBI Jawa Tengah, Elisabet S.A. Widyastuti, dan Kepala LPKA Kelas I Kutoarjo, Fery Berthoni.

Melalui rangkaian Technical Assistance ini, LPKA Kelas I Kutoarjo bersama PKBI Daerah Jawa Tengah berharap penyusunan mekanisme perlindungan anak dapat semakin sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan di lapangan. Kolaborasi ini juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapan petugas untuk mencegah serta menangani kekerasan, sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak Anak Binaan.

LPKA Kelas I Kutoarjo terus berkomitmen memperkuat perlindungan anak melalui peningkatan kapasitas petugas dan kolaborasi dengan berbagai pihak guna mewujudkan lingkungan pembinaan yang aman, humanis, ramah anak, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

(Hms)

Berita Terkait

ATR/BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Blora Serahkan 66 Sertipikat PTSL Tahun Anggaran 2026 kepada Masyarakat Desa Kalisari
Peduli Warga Terdampak Kemarau, Lapas Indramayu Salurkan Bantuan Air Bersih
Sambut Hari Bakti Kemenimipas, Lapas Indramayu Bagikan Puluhan Paket Sembako
Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Indramayu Gelar Aksi Bersih Lingkungan
Dugaan Judi Sabung Ayam di Cluwak Tuai Keresahan, Warga Menanti Langkah Tegas Aparat
Mara Owner Beras Sehat 3T Konsisten Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan Sejak 2013, Dukung Gerakan Pangan Murah
Wujudkan Hak Pendidikan, 6 Anak Binaan LPKA Kutoarjo Ikuti Tes Kemempuan Akademik Jenjang Paket C Secara Online
Gerakan Pangan Murah Digelar di Indramayu, Kolaborasi dengan TP PKK untuk Kendalikan Inflasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:59

ATR/BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Blora Serahkan 66 Sertipikat PTSL Tahun Anggaran 2026 kepada Masyarakat Desa Kalisari

Selasa, 3 November 2026 - 04:36

Peduli Warga Terdampak Kemarau, Lapas Indramayu Salurkan Bantuan Air Bersih

Selasa, 3 November 2026 - 04:25

Sambut Hari Bakti Kemenimipas, Lapas Indramayu Bagikan Puluhan Paket Sembako

Selasa, 3 November 2026 - 02:32

Perkuat Perlindungan Anak Dari Kekerasan,LPKA Kutoarjo Gelar Technical Assistance Bersama PKBI Daerah Jawa Tengah

Minggu, 1 November 2026 - 09:06

Dugaan Judi Sabung Ayam di Cluwak Tuai Keresahan, Warga Menanti Langkah Tegas Aparat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:21

Mara Owner Beras Sehat 3T Konsisten Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan Sejak 2013, Dukung Gerakan Pangan Murah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:53

Wujudkan Hak Pendidikan, 6 Anak Binaan LPKA Kutoarjo Ikuti Tes Kemempuan Akademik Jenjang Paket C Secara Online

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:49

Gerakan Pangan Murah Digelar di Indramayu, Kolaborasi dengan TP PKK untuk Kendalikan Inflasi

Berita Terbaru