INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang bersih, transparan, profesional, dan bebas dari pungutan biaya.
Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Penguatan dan Evaluasi Layanan Kunjungan Tatap Muka dan Penerimaan Barang yang digelar di Lapas Indramayu, Sabtu (30/5).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat. Ia menginstruksikan seluruh jajaran pejabat struktural dan petugas layanan untuk aktif mensosialisasikan bahwa seluruh layanan dan program pembinaan yang tersedia di Lapas Indramayu dapat diakses tanpa dipungut biaya.
“Seluruh petugas layanan kunjungan harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa semua program di Lapas Indramayu gratis. Mulai dari layanan kunjungan, layanan informasi, perawatan kesehatan, program pembinaan, pengusulan remisi dan integrasi, hingga penempatan kamar hunian warga binaan, semuanya diberikan tanpa biaya. Informasi ini harus disampaikan secara jelas dan terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian serta memahami hak-haknya dengan baik,” tegas Berthoni.
Menurutnya, transparansi informasi merupakan langkah penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik mengenai layanan yang diberikan, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh oknum yang mengatasnamakan petugas atau instansi untuk meminta imbalan dalam bentuk apa pun.
Selain penguatan komitmen layanan gratis, rapat juga membahas evaluasi mekanisme pemeriksaan barang bawaan dan alur kunjungan guna meningkatkan kenyamanan serta kelancaran pelayanan, terutama pada saat terjadi peningkatan jumlah pengunjung di hari-hari tertentu.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan, seluruh petugas di area layanan juga diingatkan untuk konsisten menerapkan prinsip 5S, yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Melalui penerapan budaya kerja tersebut, Lapas Indramayu berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, profesional, dan akuntabel.
Dengan komitmen yang terus diperkuat, Lapas Indramayu berharap dapat memberikan pelayanan publik yang semakin prima, transparan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung maupun mengakses berbagai layanan pemasyarakatan.
(Toro)




















