Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Pemerintah menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan jangkar dan pondasi perekonomian nasional yang telah terbukti tangguh menghadapi berbagai krisis, baik domestik maupun global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan Anggotan Komisi Vl DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, dalam kesempatan yang membahas pengembangan UMKM di salahsatu hotel Indramayu. Rabu, (5/8/26)

UMKM Indonesia dinilai mampu menjadi pondasi ekonomi nasional, termasuk pada krisis finansial 1998 yang meluas.

Saat itu, banyak pekerja yang terkena PHK beralih ke sektor UMKM dan sumber daya alam, seperti membuka kolam ikan, menanam jagung, hortikultura, serta mengembangkan usaha kuliner dan usaha kecil lainnya.

“Inilah yang menjadi penguat, jangkar, dan fondasi perekonomian nasional kita. Andai kata para UMKM bisa kita dorong, tingkatkan, dan naikkelaskan menjadi pengusaha yang lebih survive dan tangguh, saya kira inilah yang akan memberikan dukungan Indonesia menuju perekonomian yang lebih tahan terhadap terpaan krisis dan masyarakat yang lebih sejahtera,” ujar Herman Khaeron.

Tiga faktor utama yang menjadi fokus untuk meningkatkan kapasitas UMKM adalah akses permodalan, manajemen keuangan, serta pemanfaatan digitalisasi beserta tantangan dan dampaknya. Saat ini, perhatian diarahkan pada tata kelola keuangan UMKM agar lebih produktif dan baik.

Akses permodalan juga diupayakan lebih mudah, sederhana, dan familiar bagi pengusaha kecil yang kerap merasa enggan datang ke kantor bank yang dinilai terlalu besar. Pemerintah telah mendorong perbankan untuk menjangkau masyarakat bawah.

Baca Juga:  Ratusan Tenaga PKH Resmi Diangkat Jadi PPPK, Pelayanan Sosial untuk Masyarakat Indramayu Semakin Mudah

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu instrumen utama, dengan bunga 6 persen, plafon hingga Rp500 juta, dan hingga Rp100 juta tanpa agunan. Untuk kategori super mikro di bawah Rp10 juta, bunga hanya 3 persen.

Selain itu, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kelurahan Merah Putih diharapkan memperkuat pengelolaan finansial dan permodalan di tingkat desa serta kelurahan.

Beliau menekankan pentingnya penguatan kemampuan UMKM dalam mengelola sistem keuangan, mengakses permodalan, memanfaatkan digitalisasi, dan memperluas akses pasar.

“Salah satu cara yang dianjurkan adalah berusaha secara kolektif tanpa meninggalkan lini usaha yang sudah digeluti,” ucap Hero sapaan akbrabnya.

Terkait kemudahan akses bagi penerima program, dijelaskan bahwa proses tidak sulit selama tidak memiliki masalah BI Checking (sistem informasi kredit OJK), memiliki usaha, ber-KTP, bukan Pegawai Negeri Sipil, dan usahanya bankable.

“Monitoring pelaksanaan KUR terus dilakukan. Dari uji petik yang ada, kendala utama lebih bersifat komunikasi antara komunitas/entitas UMKM dengan perbankan,” ucap HE. Herman Khaeron.

Untuk itu, pertemuan antara pimpinan cabang bank dan consumer officers dengan pelaku UMKM terus digalakkan agar akses permodalan semakin terbuka.

“Upaya-upaya ini diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM dan mendukung ketahanan ekonomi nasional secara keseluruhan,” Harapnya.

(Toro)

Berita Terkait

Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah
Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas
Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan
Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Beregu Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026
Muhaimin Keluarga Korban Laporkan Enam Harta Peninggalan yang Masih Dikuasai R dan Z
Lapas Indramayu Gandeng Pemdes Malang Semirang Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Bangun Soliditas Melalui Olahraga, Kementerian ATR/BPN Berpartisipasi dalam Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:36

Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:51

Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:50

Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49

Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:48

Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:27

Muhaimin Keluarga Korban Laporkan Enam Harta Peninggalan yang Masih Dikuasai R dan Z

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:31

Lapas Indramayu Gandeng Pemdes Malang Semirang Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:33

Bangun Soliditas Melalui Olahraga, Kementerian ATR/BPN Berpartisipasi dalam Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026

Berita Terbaru