Fraksi Partai Golkar DPRD Indramayu Romdoni Soroti Kinerja BKSPDM dan Desak Penegakan Ketertiban

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Hasil uji kompetensi (ujikom) yang melibatkan pejabat dari Kabupaten Cirebon di Kabupaten Indramayu akhirnya dibatalkan. Pembatalan tersebut dilakukan karena prosesnya dinilai tidak sesuai dengan aturan Manajemen Talenta.

Kritik muncul terkait cara penyelenggaraan ujikom oleh BKPSDM Kabupaten Indramayu. Seharusnya, apabila ada pejabat dari luar daerah yang ingin mengikuti ujikom, panitia wajib mengumumkan terlebih dahulu kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Namun, pelaksanaan sebelumnya dinilai dilakukan secara tertutup dan terkesan sudah ada calon kuat yang dipersiapkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, hasil ujikom tersebut masih bisa diteruskan dengan konsekuensi yang harus ditanggung.

Di sisi lain, kondisi jabatan kepala dinas di Kabupaten Indramayu juga menjadi sorotan. Sudah dua tahun sejumlah posisi kepala dinas masih diisi oleh Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) yang merangkap jabatan.

Sementara itu, peredaran minuman keras tradisional, obat-obatan ilegal, dan praktik perjudian di Kabupaten Indramayu kembali menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Romdoni, juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertindak lebih tegas terhadap pelanggaran tersebut, khususnya di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) III.

Pernyataan itu disampaikan Romdoni dalam rapat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu, Kamis (29/7/2026).

Menurutnya, persoalan ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat dan membutuhkan penanganan yang serius serta berkelanjutan dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  Konsisten Jalankan Reforma Agraria, Kementerian ATR/BPN Raih Rural Development dan Regional Equity di CNN Indonesia Award 2025

“Di Dapil 3 ini banyak orang jual tuak, ciu,” ujar Romdoni. Ia menyoroti masih banyaknya warung remang-remang yang diduga menjual minuman keras tradisional seperti tuak dan ciu.

Kondisi tersebut, katanya, berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Selain minuman keras tradisional, Romdoni juga prihatin dengan mudahnya peredaran obat-obatan murah yang dinilai berbahaya bagi generasi muda.

“Banyak sekali yang jual belikan pil yang harganya Rp10 ribu sampai Rp15 ribu seperti eximer, tramadol. Itu akan merusak generasi penerus,” lanjutnya.

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang intensif dan tidak hanya bersifat seremonial. Romdoni meminta Satpol PP memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum agar penanganan dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.

Dalam kesempatan yang sama, Romdoni juga menyinggung praktik perjudian, termasuk sabung ayam, yang masih berlangsung di sejumlah lokasi meski sudah menjadi perhatian masyarakat.

“Banyak juga seperti perjudian, sabung ayam, tapi semua tetap delapan enam semua,” pungkasnya.

Melalui rapat tersebut, Romdoni mendorong Satpol PP Kabupaten Indramayu meningkatkan pengawasan di lapangan serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum.

Ia berharap langkah tersebut mampu menekan peredaran minuman keras tradisional, obat-obatan ilegal, dan praktik perjudian, sehingga ketertiban masyarakat dapat terjaga.

(Toro)

Berita Terkait

ATR/BPN Blora Dekat Hadir Door to Door, Antar Sertipikat Warga Korban Kebakaran di Desa Kalangan
Kepala LPKA Kutoarjo Dorong Semangat Kerja Dalam Apel Pagi Pegawai 
Olahraga Pegawai Sabtu Sehat, Tenis Meja dan Tenis Lapangan di LPKA Kutoarjo
LPKA Kutoarjo Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Anak Binaan Melalui Penyuluhan Scabies
HUT Ke-81 TNI, KODIM 0616/Indramayu Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Pengabdian Kepada Rakyat
Lapas Indramayu Pasarkan Hasil Panen Hidroponik ke Toserba Yogya, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
‎Dari Balik Jeruji, 130 Telur Dipanen Setiap Hari oleh Warga Binaan Lapas Indramayu
Muskercab DPC PKB Digelar, Perkuat Strategi dan Program Kerja 2026–2031
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:17

ATR/BPN Blora Dekat Hadir Door to Door, Antar Sertipikat Warga Korban Kebakaran di Desa Kalangan

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:38

Kepala LPKA Kutoarjo Dorong Semangat Kerja Dalam Apel Pagi Pegawai 

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:36

Olahraga Pegawai Sabtu Sehat, Tenis Meja dan Tenis Lapangan di LPKA Kutoarjo

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:32

LPKA Kutoarjo Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Anak Binaan Melalui Penyuluhan Scabies

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:18

HUT Ke-81 TNI, KODIM 0616/Indramayu Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Pengabdian Kepada Rakyat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:02

‎Dari Balik Jeruji, 130 Telur Dipanen Setiap Hari oleh Warga Binaan Lapas Indramayu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:18

Muskercab DPC PKB Digelar, Perkuat Strategi dan Program Kerja 2026–2031

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:54

Menguatkan Keluarga, Menyiapkan Masa Depan Anak

Berita Terbaru