Agus Darmawan, S.H. Terpilih Dua Kali Pimpin Desa Jatibarang, Harap Gubernur Jabar Tinjau PJU dan Penguatan Tanggul Kali Cimanuk

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Kuwu Desa Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Agus Darmawan, S.H., kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin desa untuk periode kedua. Dalam keterangannya, Agus mengaku bersyukur atas kelancaran seluruh tahapan hingga pelantikan. (17/2/26)

“Alhamdulillah semuanya sudah berjalan lancar. Mudah-mudahan sampai akhir masa kepemimpinan kedua ini saya diberikan kesehatan, keberkahan, dan bisa menjalankan amanah semaksimal mungkin untuk masyarakat Desa Jatibarang,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada periode pertamanya, Agus mengaku fokus pada pembangunan fisik desa. Ia menyebutkan, sekitar 90 persen gang dan jalan lingkungan di Desa Jatibarang telah berhasil dibetonisasi.

“Periode pertama saya benar-benar fokus ke fisik. Gang-gang hampir 90 persen sudah terbetonisasi. Ke depan, program saya adalah mempercantik desa,” jelasnya.
Harapan Penerangan Jalan dari Pemprov Jabar

Agus secara khusus berharap perhatian dari Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat agar meninjau langsung kondisi penerangan jalan umum (PJU) di Desa Jatibarang.

Menurutnya, jalan utama di depan Kantor Desa Jatibarang merupakan jalan provinsi. Namun hingga kini belum terpasang tiang maupun lampu PJU, berbeda dengan desa-desa lain di sekitarnya yang sudah lebih dulu mendapatkan fasilitas tersebut.

“Jalan di depan kantor desa ini adalah jalan provinsi. Desa lain sampai Jatibarang Baru dan Tambi sudah ada PJU. Di Jatibarang belum ada, bahkan tiangnya saja belum terpasang. Padahal ini wilayah kota,” tegasnya.

Ia mengaku setiap tahun telah mengajukan permohonan pemasangan PJU ke pemerintah kabupaten, namun terkendala kewenangan karena status jalan tersebut milik provinsi.

“Kami terus mengusulkan setiap tahun. Tapi karena itu kewenangan provinsi, kami tidak bisa menggunakan dana desa untuk membangun trotoar maupun PJU karena itu menyalahi aturan,” tambahnya.

Selain PJU, Agus juga menyoroti kondisi trotoar di Desa Jatibarang yang menurutnya sudah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan.

Baca Juga:  Polresta Pati Bersama Driver Ojol Sepakat Jaga Kondusifitas

Dorong Evaluasi Bundaran dan Pembangunan Underpass
Agus juga berencana mengajukan permohonan ke Dinas Bina Marga atau instansi terkait terkait keberadaan bundaran di wilayah Jatibarang yang dinilainya kurang efektif.

“Bundaran yang ada sekarang bukan mengurai kemacetan, justru menambah kemacetan. Kami ingin dikembalikan seperti dulu menjadi Taman Segitiga agar arus ke Jakarta, Cirebon, dan Indramayu lebih lancar,” ujarnya.

Ia pun berharap pada tahun 2026 pembangunan underpass di wilayah Jatibarang bisa segera direalisasikan. Menurutnya, underpass tidak hanya akan mengurai kemacetan, tetapi juga membantu memperlancar sistem drainase desa.

“Kalau underpass terbangun, selain kemacetan terurai, pembuangan air dari Desa Jatibarang juga akan lebih lancar,” jelasnya.

Hal lain yang dinilai sangat mendesak adalah penguatan tanggul Kali Cimanuk yang kondisinya mulai kritis, terutama di wilayah belakang masjid hingga arah Karanganyar.

Agus meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWS) agar segera melakukan peninjauan dan penguatan tanggul.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Tanggul Kali Cimanuk sudah kritis dan perlu penguatan. Syukur-syukur bisa sekalian dijadikan jalan alternatif sesuai program jangka panjang kami,” katanya.

Ia menegaskan, meskipun ada efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, pihaknya tetap akan memaksimalkan kinerja dan program desa.

“Program pemerintah pusat tetap kita syukuri. Kita optimalkan kinerja kita sekalipun ada efisiensi. Mudah-mudahan koperasi desa dan program lainnya bisa berjalan maksimal,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Agus berharap seluruh harapannya untuk kemajuan Desa Jatibarang dapat diridhoi Allah SWT serta mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Semoga Desa Jatibarang ke depan lebih baik dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya.

(Toro)

Berita Terkait

Desa Pringgacala Terima Bantuan Pangan Dua Bulan Dari KCP Bulog Indramayu
Kementerian ATR/BPN Perkuat Pengawasan HGU untuk Dukung Pencegahan Karhutla
Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan
Mediasi Gagal Perseteruan Antara Pemilik Tanah Dengan Pihak Tergugat Terus Bergulir di PN Rembang
Warga Binaan Lapas Indramayu Diajari Kelola Usaha Ayam Petelur
KIMWASMAT Turun Langsung, Lapas Indramayu Pastikan Pembinaan Narapidana Sesuai Aturan
Terindikasi Perintangan Proses Hukum, Toni RM Akan Persoalkan
Polres Indramayu Ungkap Sindikat Eksploitasi Seksual dan Pornografi Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 04:05

Desa Pringgacala Terima Bantuan Pangan Dua Bulan Dari KCP Bulog Indramayu

Kamis, 16 April 2026 - 19:54

Kementerian ATR/BPN Perkuat Pengawasan HGU untuk Dukung Pencegahan Karhutla

Kamis, 16 April 2026 - 19:53

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Kamis, 16 April 2026 - 13:36

Mediasi Gagal Perseteruan Antara Pemilik Tanah Dengan Pihak Tergugat Terus Bergulir di PN Rembang

Kamis, 16 April 2026 - 08:04

Warga Binaan Lapas Indramayu Diajari Kelola Usaha Ayam Petelur

Rabu, 15 April 2026 - 16:00

Terindikasi Perintangan Proses Hukum, Toni RM Akan Persoalkan

Rabu, 15 April 2026 - 06:12

Polres Indramayu Ungkap Sindikat Eksploitasi Seksual dan Pornografi Anak

Rabu, 15 April 2026 - 05:17

Keuntungan Rp96 Ribu Per Tabung, Polres Indramayu Ringkus Pengoplos Gas LPG

Berita Terbaru

Uncategorized

Warga Binaan Lapas Indramayu Diajari Kelola Usaha Ayam Petelur

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:04