INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menerima kunjungan Latihan Kerja dari Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) pada Selasa (09/06). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran lapangan yang bertujuan memberikan pemahaman secara langsung mengenai tugas dan fungsi Pemasyarakatan sebagai salah satu unsur penting dalam sistem peradilan pidana terpadu.
Sebanyak tiga Taruna Akpol mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Lapas Kelas IIB Indramayu, Topa Maulana, bersama Kepala Subseksi Keamanan. Kunjungan diawali dengan penyambutan dan pemaparan mengenai profil Lapas, tugas dan fungsi pemasyarakatan, serta peran strategis pemasyarakatan dalam mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, para Taruna mendapatkan penjelasan terkait pelaksanaan program pembinaan warga binaan, sistem pengamanan yang diterapkan di dalam Lapas, serta berbagai upaya yang dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. Materi yang disampaikan memberikan gambaran mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pembinaan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan sarana dan prasarana yang ada di lingkungan Lapas. Para Taruna diajak melihat secara langsung berbagai fasilitas pendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan sekaligus berdiskusi mengenai tantangan dan strategi dalam penyelenggaraan pemasyarakatan yang efektif dan humanis.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, Taruna Akpol juga diajak meninjau sejumlah unit kegiatan pembinaan dan pelayanan, di antaranya area hidroponik, klinik, Bimbingan Kerja (Bimker), Wartelsuspas, serta peternakan ayam petelur. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran mengenai upaya peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan selama menjalani masa pidana.
Selain itu, para Taruna berkesempatan melihat langsung aktivitas pembuatan kue dan roti yang dilaksanakan oleh warga binaan perempuan di blok wanita. Program tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebagai modal untuk kembali ke masyarakat setelah bebas nantinya.
Kasi Adm Kamtib Lapas Kelas IIB Indramayu, Topa Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan latihan kerja ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan secara langsung tugas dan fungsi pemasyarakatan kepada para calon perwira Polri.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para Taruna Akpol dapat memahami bahwa pemasyarakatan tidak hanya berbicara tentang pengamanan, tetapi juga bagaimana membina warga binaan agar mampu kembali menjadi pribadi yang produktif dan diterima masyarakat. Sinergi antara Pemasyarakatan dan Kepolisian sangat penting dalam mendukung sistem peradilan pidana yang terpadu dan berorientasi pada pemulihan,” ujar Topa.
Melalui kunjungan latihan kerja ini, diharapkan para Taruna Akpol dapat memperoleh wawasan dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas dan kerja sama antara institusi Kepolisian dan Pemasyarakatan dalam mendukung penegakan hukum serta pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan reintegrasi sosial.
(Toro)




















