Perum Bulog Indramayu: Sinergi Bareng DKPP dan PPL Prioritaskan Panen Umur Tanaman Cukup

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 10:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Perum Bulog Kantor Cabang (Kacab) Indramayu memperkuat sinergitas dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Indramayu guna mengoptimalkan penyerapan gabah petani yang berkualitas.

Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi penyerapan gabah yang digelar di Aula Perum Bulog Indramayu, Senin (2/2/2026), sebagai langkah persiapan menghadapi panen raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memastikan penyerapan gabah petani berjalan sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi terbatas, gabah kering panen (GKP) yang diserap Bulog harus memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya usia panen yang sudah cukup,” ujar Sri Wahyuni.

Ia menegaskan, Bulog tetap melaksanakan penyerapan gabah sesuai instruksi Presiden, meskipun di lapangan masih kerap ditemukan praktik permainan harga oleh tengkulak.

“Kebijakan ini untuk mencegah harga GKP jatuh di tingkat petani, sehingga petani tetap memperoleh pendapatan yang layak dan kesejahteraannya terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, DKPP Kabupaten Indramayu menyatakan dukungan penuh terhadap langkah sinergi Bulog sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan. Peran PPL dinilai sangat strategis dalam menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

Baca Juga:  Pelayanan Kunjungan Lapas Indramayu Dipuji, Pengunjung Merasa Nyaman dan Terlayani

Kepala Bidang DKPP Kabupaten Indramayu, Kuryanto, mengatakan bahwa melalui sosialisasi ini para PPL diharapkan memahami secara menyeluruh mekanisme dan standar penyerapan gabah oleh Bulog.

“Tanpa Bulog, harga gabah bisa dipermainkan karena tidak ada standar. Dengan adanya Bulog, harga ditetapkan sesuai kriteria tertentu. Gabah yang diterima harus memenuhi spesifikasi, tidak terlalu basah, tidak masih hijau, serta dipanen sesuai umur tanaman,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi Bulog dan PPL sangat penting untuk memberikan penyuluhan kepada petani agar menerapkan budidaya yang baik serta melakukan panen pada waktu yang tepat.

“Dengan kualitas gabah yang meningkat, petani bisa mendapatkan harga yang sesuai dengan harapan,” pungkasnya.

Sementara itu, katimker penyuluh, Awaludin,
jmenegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari pengawalan dan pengendalian kebijakan pemerintah terkait penyerapan gabah petani.

“Pada prinsipnya, gabah yang diserap harus sesuai arahan pemerintah, dengan harga minimal mengikuti Harga Pembelian Pemerintah (HPP),” ujarnya.

Ia menambahkan, usia panen menjadi faktor penting karena sangat memengaruhi kualitas gabah. Gabah yang telah memasuki umur panen layak dapat dikenali dari penampakan fisik tanaman.

“Selain usia panen, gabah yang diserap harus bersih dan tidak tercampur jerami, batu, atau kotoran lainnya, sehingga kualitas gabah benar-benar terjaga,” katanya.

(Toro)

Berita Terkait

Sri Wahyuni Utami Herman, S.T Ajak dan Edukasi Kembalikan Manfaat Ekonomi Siapkan Peralatan Bank Sampah dalam Agenda Reses lll Tahun 2025-2026
Kalapas Indramayu Turut Hadiri Peresmian Pondok SAE Berkah Mandiri dan Program Bedah Rumah
Tim Kejati Negeri Jabar Lakukan Sidak di DPRD Indramayu Beberapa Berkas Disita
Waspada Tikus Pembawa Penyakit, Lapas Indramayu Gelar Penyuluhan Virus Hanta
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Indramayu Sukses Panen 4 Ton Gabah
Bukan Sekadar Penjara, Taruna Akpol Lihat Langsung Wajah Pembinaan di Lapas Indramayu
Urus Sendiri Tanpa Perantara, Masyarakat Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan
Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda yang Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:17

Sri Wahyuni Utami Herman, S.T Ajak dan Edukasi Kembalikan Manfaat Ekonomi Siapkan Peralatan Bank Sampah dalam Agenda Reses lll Tahun 2025-2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:22

Kalapas Indramayu Turut Hadiri Peresmian Pondok SAE Berkah Mandiri dan Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:04

Tim Kejati Negeri Jabar Lakukan Sidak di DPRD Indramayu Beberapa Berkas Disita

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:48

Waspada Tikus Pembawa Penyakit, Lapas Indramayu Gelar Penyuluhan Virus Hanta

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:30

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Indramayu Sukses Panen 4 Ton Gabah

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:49

Urus Sendiri Tanpa Perantara, Masyarakat Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:48

Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda yang Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:47

Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Berita Terbaru