Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 13:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Gerbanginvestigasi.com, Kudus – Notaris yang sengaja bekerja sama dengan pengembang nakal dan mengabaikan sistem OSS (Online Single Submission) berisiko besar melanggar hukum serta Kode Etik Notaris. Praktik ini dapat membatalkan legalitas proyek, membuat pengembang terkena sanksi administratif, dan menjerumuskan notaris pada pemecatan.
‎
‎Peristiwa seperti itu diduga dilakukan oleh salah satu oknum Notaris yang mengurusi tanah kavpling Green Bellares Terban, Jekulo, Kudus yang sudah mendapatkan kurang lebih Tiga Puluhan (30,an) konsumen/pembeli.
‎
‎Didapatnya Informasi dugaan adanya kerjasama antara oknum pengembang nakal dan Notaris diketahui dari Pemerintahan Kabupaten Kudus seusai diadakan forum mediasi, perwakilan pegawai dari Pemerintahan Kudus masing – masing memberikan informasi’ lahan tanah kavpling belum adanya pemohon mengajukan dokumen resmi kepihak Dinas PUTR.
‎
‎Dan dari perwakilan pegawai Pemkab yang satu(DPMTSP) memberikan informasi dan pernyataan, bahwa atas nama pengembang tersebut belum tercatat didalam data sistem OSS.
‎
‎Lahan tersebut tidak dapat diproses, jika pihak mereka belum melengkapi kelengkapan sebagai pihak pelaku usaha (memiliki sistem OSS).” Keterangannya pada waktu itu.
‎
‎Selain mereka( pihak Dinas), Om Bob sebagai kuasa hukum konsumen saat ini berharap, adanya pernyataan – pernyataan dari Dinas terkait, Pemerintahan Kabupaten Kudus agar segera turun tangan menindaklanjuti terkait itu agar kedepan tidak adanya pelaku usaha di wilayah Kabupaten Kudus yang nakal, sehingga tidak adanya masyarakat dan negara dirugikan.” Tutur harap Om Bob kepada Pemkab Kudus
‎
‎Selain itu, Om Bob meminta kepada Ketua Notaris yang berada di pengurusan Daerah agar segera menindaklanjuti dugaan peristiwa yang dilakukan salah satu oknum yang diduga bekerjasama dengan pengembang nakal, jika memang benar – benar dilakukan guna menjaga nama baik citra dan kode etik notaris, khususnya di Kab. Kudus.” Tandas Om Bob

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Tetap Buka Layani Masyarakat pada Masa Cuti Bersama Nyepi dan Idulfitri 1447 H

(team)
‎
‎
‎

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Kepala LPKA Kutoarjo Dorong Semangat Kerja Dalam Apel Pagi Pegawai 
Olahraga Pegawai Sabtu Sehat, Tenis Meja dan Tenis Lapangan di LPKA Kutoarjo
LPKA Kutoarjo Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Anak Binaan Melalui Penyuluhan Scabies
HUT Ke-81 TNI, KODIM 0616/Indramayu Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Pengabdian Kepada Rakyat
Lapas Indramayu Pasarkan Hasil Panen Hidroponik ke Toserba Yogya, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
‎Dari Balik Jeruji, 130 Telur Dipanen Setiap Hari oleh Warga Binaan Lapas Indramayu
Muskercab DPC PKB Digelar, Perkuat Strategi dan Program Kerja 2026–2031
Menguatkan Keluarga, Menyiapkan Masa Depan Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:38

Kepala LPKA Kutoarjo Dorong Semangat Kerja Dalam Apel Pagi Pegawai 

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:36

Olahraga Pegawai Sabtu Sehat, Tenis Meja dan Tenis Lapangan di LPKA Kutoarjo

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:32

LPKA Kutoarjo Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Anak Binaan Melalui Penyuluhan Scabies

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:18

HUT Ke-81 TNI, KODIM 0616/Indramayu Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Pengabdian Kepada Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:04

Lapas Indramayu Pasarkan Hasil Panen Hidroponik ke Toserba Yogya, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:18

Muskercab DPC PKB Digelar, Perkuat Strategi dan Program Kerja 2026–2031

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:54

Menguatkan Keluarga, Menyiapkan Masa Depan Anak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:57

Lewat Kebaktian, Lapas Indramayu Bangun Karakter Religius Warga Binaan Kristen

Berita Terbaru