Produk Hidroponik Warga Binaan Lapas Indramayu Resmi Masuk Yogya Toserba

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melaksanakan penjualan perdana produk hidroponik hasil pembinaan kemandirian warga binaan ke Yogya Toserba Indramayu, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Ketahanan Pangan yang sejalan dengan salah satu dari 15 Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong pembinaan produktif dan berdaya guna bagi warga binaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produk yang dipasarkan pada penjualan perdana tersebut berupa hasil panen hidroponik jenis selada dan pokcoy, masing-masing sebanyak 10 kilogram. Panen ini merupakan hasil dari program pertanian hidroponik yang dikelola oleh warga binaan melalui pemanfaatan lahan pembinaan kemandirian di dalam lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil ekonomi, tetapi juga memiliki nilai pembinaan, sosial, dan kemanusiaan.

“Penjualan perdana produk hidroponik ini merupakan wujud nyata pembinaan kemandirian warga binaan yang sejalan dengan 15 Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan keterampilan, serta penguatan kemitraan dengan dunia usaha,” ujar Berthoni.

Baca Juga:  Dandim 0616/Indramayu Gelar Pembukaan TMMD ke 126 Tahun 2025 di Desa Longok

Penyerahan hasil panen dilakukan secara langsung oleh Kepala Subsi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Indramayu, Apudin, kepada pihak Yogya Toserba Indramayu sebagai mitra pemasaran. Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan berkelanjutan dalam memperluas akses pasar hasil pembinaan kemandirian warga binaan.

Menurut Berthoni, kolaborasi dengan pihak swasta merupakan bagian dari strategi pembinaan yang ditekankan dalam 15 Aksi Menteri Imipas, yakni membangun jejaring dan membuka peluang agar hasil karya warga binaan dapat diterima oleh masyarakat luas.

“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut, sehingga program pembinaan kemandirian benar-benar memberikan bekal nyata bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat,” tutupnya.

(Toro)

Berita Terkait

Kalapas Indramayu Turut Hadiri Peresmian Pondok SAE Berkah Mandiri dan Program Bedah Rumah
Tim Kejati Negeri Jabar Lakukan Sidak di DPRD Indramayu Beberapa Berkas Disita
Waspada Tikus Pembawa Penyakit, Lapas Indramayu Gelar Penyuluhan Virus Hanta
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Indramayu Sukses Panen 4 Ton Gabah
Bukan Sekadar Penjara, Taruna Akpol Lihat Langsung Wajah Pembinaan di Lapas Indramayu
Urus Sendiri Tanpa Perantara, Masyarakat Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan
Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda yang Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang
Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:22

Kalapas Indramayu Turut Hadiri Peresmian Pondok SAE Berkah Mandiri dan Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:04

Tim Kejati Negeri Jabar Lakukan Sidak di DPRD Indramayu Beberapa Berkas Disita

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:48

Waspada Tikus Pembawa Penyakit, Lapas Indramayu Gelar Penyuluhan Virus Hanta

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:30

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Indramayu Sukses Panen 4 Ton Gabah

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:50

Bukan Sekadar Penjara, Taruna Akpol Lihat Langsung Wajah Pembinaan di Lapas Indramayu

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:48

Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda yang Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:47

Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:45

Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Berita Terbaru