Pekerja Suarakan Keluhan Alat, Jam Kerja, dan Gaji; Pihak Pengelola Hoffmen Parkindo Enggan Diwawancara

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Sejumlah orang yang tampak sebagai perwakilan pekerja atau pengelola Parkir yang beroperasi di RSUD Kabupaten Indramayu, melakukan diskusi terbuka di area luar gedung pada Selasa (11/8/2026).

Mereka membahas isu pengadaan barang/jasa, pengelolaan operasional (termasuk siang-malam), ketersediaan peralatan, sistem gaji, dan jam kerja. Upaya meminta keterangan dari pihak manajemen berujung penolakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam wawancara pihak IT atau Pengadaan Barang dan Jasa, Agus, menyebutkan bahwa pengadaan barang-barang jasa sementara tidak dilakukan pemerintah, serta membahas perusahaan-perusahaan.

Lanjutnya, kepengelolaan operasional harian dan malam. Ia menekankan perlunya perhatian khusus pada peralatan yang rusak atau di pangkalan, serta agar barang-barang besar tidak rusak.

Mengenai kompensasi, ia menyinggung kisaran gaji di bawah upah minimum regional (UMR) yang disamakan dengan skema mandiri.

Baca Juga:  Rakor Kementerian ATR/BPN Bersama KPK dan Pemerintah Daerah se-Sultra, Hasilkan Komitmen Pencegahan Korupsi dan Peningkatan Ekonomi Daerah

“untuk pekerja 1,5 juta rupiah tanpa BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, untuk tiga orang leaders 2,5 sampai 3 juta rupiah, untuk durasi kerja 8 jam,” ujar Agus.

Ia juga menyinggung kebijakan terkait BPJS, pembagian shift 8 jam siang dan 8 jam malam tanpa upah lembur, serta sejumlah keluhan lain termasuk terkait pekerja lemburan dan peralatan.

Pihaknya juga menyatakan bahwa perusahaan belum sepenuhnya menyediakan peralatan yang dibutuhkan meski sudah beroperasi, dengan proses pengajuan yang berlangsung berbulan-bulan.

Cadangan alat disebut hanya tersedia pada saat-saat tertentu. Keluhan pekerja disampaikan melalui telepon atau langsung ke kantor, namun terdapat kendala komunikasi.

Pihak Pengelola Hoffmen Parkindo inisial (R) tidak kooperatif, hendak diwawancara singkat menolak.

“Nanti saja ya” ucapnya singkat.

Berita Terkait

Kepala LPKA Kutoarjo Dorong Semangat Kerja Dalam Apel Pagi Pegawai 
Olahraga Pegawai Sabtu Sehat, Tenis Meja dan Tenis Lapangan di LPKA Kutoarjo
LPKA Kutoarjo Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Anak Binaan Melalui Penyuluhan Scabies
HUT Ke-81 TNI, KODIM 0616/Indramayu Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Pengabdian Kepada Rakyat
Lapas Indramayu Pasarkan Hasil Panen Hidroponik ke Toserba Yogya, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
‎Dari Balik Jeruji, 130 Telur Dipanen Setiap Hari oleh Warga Binaan Lapas Indramayu
Muskercab DPC PKB Digelar, Perkuat Strategi dan Program Kerja 2026–2031
Menguatkan Keluarga, Menyiapkan Masa Depan Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:38

Kepala LPKA Kutoarjo Dorong Semangat Kerja Dalam Apel Pagi Pegawai 

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:36

Olahraga Pegawai Sabtu Sehat, Tenis Meja dan Tenis Lapangan di LPKA Kutoarjo

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:32

LPKA Kutoarjo Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Anak Binaan Melalui Penyuluhan Scabies

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:18

HUT Ke-81 TNI, KODIM 0616/Indramayu Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Pengabdian Kepada Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:04

Lapas Indramayu Pasarkan Hasil Panen Hidroponik ke Toserba Yogya, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:18

Muskercab DPC PKB Digelar, Perkuat Strategi dan Program Kerja 2026–2031

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:54

Menguatkan Keluarga, Menyiapkan Masa Depan Anak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:57

Lewat Kebaktian, Lapas Indramayu Bangun Karakter Religius Warga Binaan Kristen

Berita Terbaru