Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron Menilai Pembatasan (SPBU) di Indonesia Kurang Tepat

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 12:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Pembatasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia dinilai kurang tepat, pasalnya keberadaan SPBU merupakan salah satu kebutuhan pokok hajat hidup manusia.

Sebagimana yang disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron saat ditemui di salah satu hotel di Indramayu menuturkan, jika keberadaan SPBU semakin dibatasi maka komoditas tersebut semakin mahal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kan hukum besi ekonomi, yang harus kita jaga itu subsidi,” Katanya. Sabtu, 20/9/2025.

Menurutnya, karena subsidi menggunakan uang negara dengan harga yang lebih murah di pasaran, sedangkan untuk komersial biarkan berjalan, sebab mereka punya jalurnya masing masing.

Baca Juga:  Aksi Damai ATJ di Indramayu, Polisi Terapkan Pengamanan Humanis

“Saya yakin mereka akan menjadi Kompetitor yang sehat,” Tuturnya.

Dalam hal ini ia menyebut meskipun dalam konteks menjaga neraca perdagangan, namun pembatasan tersebut dirasa kurang tepat, sebab menurutnya yang harus dijaga adalah BBM yang bersubsidi agar tepat sasaran. Karena kalau sudah langka untuk mengembalikan situasi normal sangat sulit.

“Harga akan dipengaruhi oleh situasi seperti ini,” Pungkasnya.

(Toro)

Berita Terkait

Pesan Wamen Ossy ke Jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah: Tingkatkan Layanan Sesuai Kebutuhan Masyarakat
Desa Telukagung Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 Bahas Prioritas Pembangunan Desa
“Polantas Menyapa” Duta Pelayanan selalu Hadirkan Pendampingan Humanis Di Samsat Pati
Wujudkan Pelayanan Prima, Jajaran Lapas Indramayu Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026
Kiki Arindi, Anggota DPRD Indramayu Fraksi PKB Fasilitasi Warga Ujungpendok Dapatkan Bantuan Kursi Roda
‎Mantan Napi Korupsi Lolos & Terpilih Sebagai Kuwu Cibereng Indramayu, Pihak Terkait Saling Lempar
Ketum BPI KPNPA RI Desak Dirtipidter Bareskrim Polri Bertindak Tegas, Dugaan Backing Aparat di Tambang Ilegal Menguat
Di Balik Komitmen Antikorupsi Bupati Indramayu, Terpilihnya Kuwu Eks Terpidana Korupsi Disorot
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:22

Pesan Wamen Ossy ke Jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah: Tingkatkan Layanan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:00

Desa Telukagung Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 Bahas Prioritas Pembangunan Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:38

“Polantas Menyapa” Duta Pelayanan selalu Hadirkan Pendampingan Humanis Di Samsat Pati

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:09

Wujudkan Pelayanan Prima, Jajaran Lapas Indramayu Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Selasa, 13 Januari 2026 - 03:37

Kiki Arindi, Anggota DPRD Indramayu Fraksi PKB Fasilitasi Warga Ujungpendok Dapatkan Bantuan Kursi Roda

Senin, 12 Januari 2026 - 14:53

Ketum BPI KPNPA RI Desak Dirtipidter Bareskrim Polri Bertindak Tegas, Dugaan Backing Aparat di Tambang Ilegal Menguat

Senin, 12 Januari 2026 - 14:06

Di Balik Komitmen Antikorupsi Bupati Indramayu, Terpilihnya Kuwu Eks Terpidana Korupsi Disorot

Senin, 12 Januari 2026 - 09:44

Toni RM Kuasa Hukum Korban Putri Apriyani Pastikan Tiga Eksepsi Sidang Dakwaan Ditolak

Berita Terbaru