KUTOARJO – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan di seluruh area wisma Anak Binaan pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kebersihan lingkungan hunian sekaligus meminimalkan risiko penyebaran berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan Anak Binaan.
Penyemprotan disinfektan dilaksanakan secara menyeluruh di empat area wisma, meliputi Wisma Asah, Wisma Asih, Wisma Asuh, dan Wisma Putri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemeliharaan kebersihan lingkungan hunian yang secara rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan dan kenyamanan Anak Binaan selama menjalani masa pembinaan.
Lingkungan hunian yang bersih dan terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan Anak Binaan. Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas I Kutoarjo berupaya mengurangi risiko penyebaran penyakit, seperti gatal-gatal, batuk, flu, serta gangguan kesehatan lain yang dapat berkaitan dengan paparan bakteri maupun virus. Upaya pencegahan melalui pemeliharaan kebersihan lingkungan diharapkan dapat menciptakan suasana hunian yang lebih sehat dan nyaman.
Pelaksanaan kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala LPKA Kelas I Kutoarjo, bersama Kepala Seksi Perawatan, perawat, dan Tim PPD. Pendampingan tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen jajaran LPKA dalam memastikan upaya pemeliharaan kesehatan Anak Binaan berjalan secara berkelanjutan, seiring dengan pelaksanaan pembinaan di lingkungan LPKA.
Kegiatan penyemprotan disinfektan ini tidak hanya menjadi rutinitas pemeliharaan kebersihan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pembinaan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang Anak Binaan. Dengan lingkungan yang terjaga, diharapkan Anak Binaan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan mampu mengikuti berbagai program pembinaan secara optimal.
Melalui langkah preventif yang dilaksanakan secara berkala ini, LPKA Kelas I Kutoarjo terus berkomitmen untuk memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan Anak Binaan. Sebab, Anak Binaan yang sehat merupakan awal dari lahirnya generasi yang kuat, siap memperbaiki diri, menata masa depan, dan kembali berkontribusi positif bagi masyarakat.
( Humas)





















