Kuasa Hukum Terdakwa Toni RM Pada Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Sesalkan Keterangan Saksi Anggota Inafis

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 16:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Pengadilan Negeri Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (1/4/2026). gelar Sidang perkara pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Poman.

Pemeriksaan saksi dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua, Wimmy D Simarmata, Hakim Anggota, Raditya Yuri Purba, dan Hakim Anggota, Galang Syafta Utama, itu, ketiga saksi tersebut disumpah untuk memberikan keterangan yang sebenar-benarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sidang itu, JPU menghadirkan tiga saksi, di antaranya, Niko yang merupakan kerabat korban sekaligus pelapor beserta istrinya, Mega, yang termasuk orang pertama yang datang ke TKP, dan Denis.

Toni RM, selaku Kuasa hukum terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga asal Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Toni RM, soroti keterangan saksi dari anggota Unit Inafis Satreskrim Polres Indramayu.

Menurutnya saksi atas nama Denis selaku anggota Inafis Satreskrim polres Indramayu, tersebut menyampaikan mengenai temuan banyak sidik jari di lokasi kejadian, khususnya di pintu garasi, tetapi tidak bisa diidentifikasi, karena tidak sempurna.

Di hadapan majelis hakim, Denis mengakui adanya temuan sidik jari selain milik dua terdakwa kasus tersebut, yakni Ririn (36) dan Priyo (30).

“Sidik jarinya tidak teridentifikasi, karena tidak jelas, tidak sempurna,” kata Denis dalam persidangan

Maka, Toni RM merasa menyesalkan keterangan dari Denis itu yang menyampaikan tidak bisa mengidentifikasi banyaknya sidik jari di TKP.

Baca Juga:  Satgas TMMD Laksanakan Pembuatan Drainase di Desa Longok Kecamatan Sliyeg

“Saya sangat menyayangkan apabila inafis tidak mampu mengidentifikasi banyaknya sidik jari itu, karena ini menyangkut nyawa lima orang yang meninggal dunia secara sadis, dan ada seseorang yang terancam hukuman mati, sehingga polisi harus bekerja keras mengungkap siapa pemilik sidik jari tersebut,” ujar Toni RM.

Menurut Toni, terdakwa Priyo juga sempat mengungkapkan dalam sidang sebelumnya mengenai empat orang lainnya yang diduga menjadi pelaku utama dalam kasus tersebut, yakni Aman Yani, Yoga, Hadi, dan Joko.

Dia mengatakan, Priyo juga menyampaikan bahwa keempat orang itu mengenakan sarung tangan, dan keluar-masuk rumah korban dari pintu garasi yang diakui Denis ditemukan banyak sidik jari.

Meski demikian, Pihaknya turut mendesak Kapolres Indramayu dan jajarannya untuk mencocokkan data nama-nama yang telah disebutkan dari mulai Aman Yani, Yoga, Hadi, dan Joko, dengan temuan sidik jari di lokasi.

“Ini pro justitia, sehingga polisi harus bener-bener bekerja untuk menggali, mengungkap sidik jari yang belum teridentifikasi tersebut, siapa pemiliknya, dan apakah cocok dengan nama-nama yang disebutkan Priyo,” ucap Toni RM.

Kuasa hukum terdakwa menyampaikan dalam keteranganya pada awak media akan mengungkap dan tegak lurus untuk keadilan.

“nanti akan diungkap sesuai bukti yang sudah didapat dari narasumber sebenar-benarnya,” tutur Toni RM.

(Toro)

Berita Terkait

Wamen Ossy Dukung Pengembangan Kawasan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang
Geopolitik Global Tidak Stabil, Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan
Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Palu Teken MoU, Libatkan Mahasiswa Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf
Transformasi Digital Layanan Pertanahan Diiringi Penguatan Aspek Keamanan dan Kepastian Hukum
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi
Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026
Mudik Lebih Tenang, Pantau Proses Pemberkasan di Kantah Hanya dari Genggaman Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 21:49

Wamen Ossy Dukung Pengembangan Kawasan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang

Rabu, 1 April 2026 - 21:48

Geopolitik Global Tidak Stabil, Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

Rabu, 1 April 2026 - 21:46

Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Palu Teken MoU, Libatkan Mahasiswa Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf

Rabu, 1 April 2026 - 21:44

Transformasi Digital Layanan Pertanahan Diiringi Penguatan Aspek Keamanan dan Kepastian Hukum

Rabu, 1 April 2026 - 21:43

Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD

Rabu, 1 April 2026 - 21:39

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Rabu, 1 April 2026 - 21:38

Mudik Lebih Tenang, Pantau Proses Pemberkasan di Kantah Hanya dari Genggaman Tangan

Rabu, 1 April 2026 - 16:01

Kuasa Hukum Terdakwa Toni RM Pada Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Sesalkan Keterangan Saksi Anggota Inafis

Berita Terbaru