Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Gelar Diskusi Panel

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 21:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Strategi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, suatu cara yang dilakukan melalui kegiatan pencegahan dengan melakukan sosialisasi dan edukasi hukum mengenai pentingnya keberangkatan secara prosedural, pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi, serta kerja sama lintas sektor.

Adapun faktor-faktor penghambat yang dihadapi meliputi keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), rendahnya kesadaran masyarakat, intensifikasi sosialisasi di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan adanya hal itu, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu lakukan diskusi panel bertajuk urgensi data komprehenaif strategi perlindungan PMI prosedural dan non prosedural, kegiatan berlangsung di aula, Senin (23/2/26).

Kadis Disnaker Kabupaten Indramayu,Endang, menuturkan dalam diskusi panel itu guna menerima masukan diantaranya dari pengusaha, LPK,pegiat sosial,dan lainnya, Ia mengapresiasi dengan adanya dukungan dari inisiator serta dari banyak kalangan.

Baca Juga:  Polres Indramayu Ungkap Kasus Curanmor, Sembilan Tersangka Ditangkap dalam Operasi Jaran 2026

“Kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari para pegiat sosial sebagai bentuk dukungan, ucapan trimakasih kepada inisiatornya dan pegiat sosial,” ujar Endang.

Menurut Kadis Disnaker Endang, Penanganannya yang dilakukan terhadap CPMI dimulai dari tingkat desa sehingga kepedulian terhadap Pekerja keluar negeri lebih mendasar.

“Kita penanganannya lebih mendekatkan kehulu atau desa, sehingga menitikberatkan ke desa agar lebih peduli kepada masyarakat yang mau berangkat yaitu CPMI jadi kita mendatai dari awal,” ucapnya saat wawancara.

Kadis Disnaker Kabupaten Indramayu berharap dengan adanya kegitan itu,semakin banyaknya masyarakat yang peduli terhadap PMI yang non prosedural menjadi prosedural dapat meminimalisir permasalahan.

“Semakin banyak masyarakat yang peduli semakin banyak pula masyarakat yang teredukasi menjadi PMI yang prosedural,” harapnya.

(Toro)

Berita Terkait

Bupati Indramayu Lepas Ekspor Perdana 510 Unit Coir Shade Hasil Karya Warga Binaan ke Spanyol
Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat, LPKA Kutoarjo Gelar Edukasi Gizi Seimbang dan ” Isi Piringku”
Pasca Insiden di Sindang, Kapolres Indramayu Menggelar Silaturahmi dan Sinergi Kamtibmas
Kalapas dan Bupati Indramayu Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan
Pengajian dan Doa Bersama di LPKA Kutoarjo, Ciptakan Suasana Pembinaan Yang Religius
Pemaparan Laporan Penelitian Skripsi Taruna Poltekimipas di LPKA Kutoarjo
Satreskrim Polres Indramayu Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan di Wilayah Kecamatan Sindang
Bantuan 220 Unit Becak Listrik Program Presiden Prabowo Subianto Segera di Salurkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Bupati Indramayu Lepas Ekspor Perdana 510 Unit Coir Shade Hasil Karya Warga Binaan ke Spanyol

Senin, 28 September 2026 - 04:50

Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat, LPKA Kutoarjo Gelar Edukasi Gizi Seimbang dan ” Isi Piringku”

Minggu, 27 September 2026 - 11:28

Pasca Insiden di Sindang, Kapolres Indramayu Menggelar Silaturahmi dan Sinergi Kamtibmas

Minggu, 27 September 2026 - 04:46

Kalapas dan Bupati Indramayu Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 27 September 2026 - 00:01

Pengajian dan Doa Bersama di LPKA Kutoarjo, Ciptakan Suasana Pembinaan Yang Religius

Kamis, 24 September 2026 - 13:33

Satreskrim Polres Indramayu Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan di Wilayah Kecamatan Sindang

Kamis, 24 September 2026 - 12:46

Bantuan 220 Unit Becak Listrik Program Presiden Prabowo Subianto Segera di Salurkan

Kamis, 24 September 2026 - 11:05

Perkuat Sinergitas, LPKA Kutoarjo Kunjungi Mako Brimob Kutoarjo

Berita Terbaru