Transformasi Lapas Indramayu Dorong Kemandirian Produk Warga Binaan Dikenal Dunia

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Pelaksanaan Aksi Perubahan “Transformasi Lapas Indramayu Menuju Kemandirian Produk Warga Binaan” telah menghasilkan berbagai manfaat strategis pada level individu, organisasi, warga binaan, masyarakat, serta
pemangku kepentingan terkait. Seluruh manfaat ini merupakan bukti nyata keberhasilan kepemimpinan yang berorientasi pada perubahan, inovasi, serta peningkatan kinerja organisasi.

Lapas Kelas IIB Indramayu mencatat sejarah baru melalui inovasi pembinaan kemandirian berbasis pemanfaatan sabut kelapa atau Coir Shade, yang berhasil menembus pasar ekspor Spanyol sebanyak 800 pcs. Selain Coir Shade teroborosan baru yang di lakukan yaitu kerajinan Eceng Gondok, Merajut dan pengembangan Bakery.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inovasi ini digagas langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, sebagai jawaban atas rendahnya partisipasi warga binaan dalam kegiatan pembinaan yang sebelumnya hanya mencapai 5%, jauh di bawah target nasional 70%.

“Aksi perubahan ini menunjukkan bahwa pembinaan pemasyarakatan tidak hanya bertujuan rehabilitasi, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan sosial.,” ungkapnya.

Menurut Berthoni, ide ini lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan terobosan pembinaan yang mudah dipelajari, mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, berkelanjutan, serta memberikan nilai ekonomi nyata.

Baca Juga:  Satgas TMMD ke-126 Laksanakan Rehab Rutilahu Rumah Ibu Dunia di Desa Longok

“Bagi warga binaan, ini bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga peluang pendapatan dan kesiapan berwirausaha saat bebas. Bagi Lapas, inovasi ini memperkuat sistem pembinaan profesional, meningkatkan PNBP, Penambahan kegiatan pembinaan kemandirian dan hasil karya warga binaan sehingga Terbentuknya Galeri dan Koperasi Sosial Merah Putih Warga Binaan” ujarnya.

Inovasi ini turut membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha yang membutuhkan produk ramah lingkungan berbasis sumber daya lokal. Industri kreatif berbahan lokal dinilai memiliki prospek besar dan dapat menjadi penggerak ekonomi daerah.

Ekspor perdana ke Spanyol disebut Berthoni sebagai tonggak keberhasilan yang membuktikan bahwa karya warga binaan mampu bersaing di pasar internasional.

“Kepercayaan pembeli luar negeri menunjukkan bahwa hasil produksi warga binaan Indramayu memenuhi standar global. Ini sekaligus menjadi motivasi bagi petugas dan warga binaan bahwa pembinaan kemandirian memberikan dampak nyata,” jelasnya.

Pada akhirnya, ini bukan hanya tentang produk yang bernilai ekonomi, tetapi tentang membentuk ekosistem pembinaan yang mendukung reintegrasi sosial dan menurunkan risiko residivisme. Kami berharap inovasi ini dapat menjadi model praktik baik yang direplikasi Lapas lain secara nasional.

(Toro)

Berita Terkait

Hilal Hilmawan Dorong Pemuda Indramayu Aktif Atasi Kemiskinan lewat Sertifikasi Profesi
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat
Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga Pasekan
Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi
Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah
Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:35

Hilal Hilmawan Dorong Pemuda Indramayu Aktif Atasi Kemiskinan lewat Sertifikasi Profesi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:20

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:19

Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33

Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga Pasekan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:36

Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:50

Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49

Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:48

Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan

Berita Terbaru