Rencana Pembangunan RS Polri Menunai Konflik, Kades: Manfaat Untuk Masyarakat Sangat Besar

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 01:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PATI – Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan Rumah Sakit Polri di Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, hingga saat ini masih menuai penolakan dari sebagian warga. Meski seluruh tahapan proses telah dilalui secara transparan mulai dari tingkat desa hingga DPRD Kabupaten Pati, masih terdapat kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi dan keberatan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Tambahmulyo.

Kepala Desa Tambahmulyo, Eka Kurnia Sejati, menanggapi hal tersebut dengan sikap terbuka dan penuh kehati-hatian. Ia menegaskan bahwa pihaknya sangat menghargai setiap aspirasi dan dinamika yang berkembang di masyarakat terkait status lahan yang akan digunakan. Menurutnya, setiap langkah telah ditempuh dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, ketelitian, dan tanggung jawab.

“Saya sangat menghargai aspirasi yang disampaikan warga. Sejak awal kami sudah melakukan sosialisasi dan membuka ruang audiensi publik bagi siapa saja yang ingin menyampaikan pendapat atau pertanyaan,” ujar Eka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eka menjelaskan, seluruh klarifikasi telah disampaikan secara gamblang dan terbuka, baik dalam forum tingkat desa maupun saat audiensi bersama DPRD Kabupaten Pati. Ia juga mempersilakan masyarakat untuk menelusuri langsung proses yang telah berjalan, termasuk memverifikasi legalitas lahan melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Di tengah dinamika yang ada, Eka juga memberikan penegasan terkait status lahan yang menjadi perhatian masyarakat.
“Lapangan tersebut merupakan tanah GG atau tanah tak bertuan. Oleh karena itu, tidak benar jika disebut bahwa kami mengalihkan aset desa menjadi milik Polri. Niat kami semata-mata untuk mendorong hadirnya fasilitas kesehatan berupa rumah sakit bagi masyarakat Pati Timur, meliputi Jakenan, Jaken, Winong, dan Pucakwangi,” jelasnya.

Baca Juga:  Lapas Kelas IIB Indramayu Gelar Apel Siaga Jelang Nataru 2025–2026, Perkuat Sinergi Pengamanan

Selain itu, Eka menambahkan bahwa proses pengawasan juga telah dilakukan secara langsung oleh pihak legislatif. Perwakilan DPRD Kabupaten Pati bahkan telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi guna memastikan kondisi di lapangan sesuai dengan penjelasan yang telah disampaikan.

Lebih lanjut, Eka menyampaikan bahwa tidak sedikit warga yang justru memberikan dukungan terhadap pembangunan ini. Kehadiran Rumah Sakit Polri diharapkan dapat menjadi solusi kebutuhan layanan kesehatan yang lebih dekat, khususnya bagi masyarakat di wilayah Pati Timur.

“Manfaatnya sangat besar. Selain akses berobat menjadi lebih dekat, pembangunan ini juga berpotensi menggerakkan perekonomian warga. Peluang usaha di sekitar lokasi akan tumbuh, termasuk kerja sama pengelolaan fasilitas penunjang seperti kantin rumah sakit,” paparnya.

Melalui proses yang berjalan sesuai koridor ini, Eka berharap seluruh dinamika dapat diselesaikan secara baik dan mengedepankan musyawarah.

“Kami berharap semua pihak dapat menyikapi ini dengan bijak, sehingga pembangunan bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya.

(*)

Berita Terkait

Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi
Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah
Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas
Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan
Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Beregu Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026
Muhaimin Keluarga Korban Laporkan Enam Harta Peninggalan yang Masih Dikuasai R dan Z
Lapas Indramayu Gandeng Pemdes Malang Semirang Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:36

Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:51

Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:50

Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49

Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:48

Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:27

Muhaimin Keluarga Korban Laporkan Enam Harta Peninggalan yang Masih Dikuasai R dan Z

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:31

Lapas Indramayu Gandeng Pemdes Malang Semirang Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:33

Bangun Soliditas Melalui Olahraga, Kementerian ATR/BPN Berpartisipasi dalam Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026

Berita Terbaru