Operasi Patuh Candi 2025 Polresta Pati Bukannya Nilang, Tapi Malah Bagi Nasi

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 03:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Pati, Jawa Tengah — Suasana pagi di beberapa ruas jalan Kota Pati tampak berbeda pada Jumat (18/7/2025) pukul 08.00 WIB hingga selesai. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pati menggelar aksi sosial bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan 200 nasi kotak kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal, kegiatan ini merupakan salah satu Program Kegiatan dari rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025.

Aksi simpatik ini menyasar titik-titik strategis seperti ruas Jalan Diponegoro, Jalan Kembangjoyo, Jalur Lingkar Selatan, hingga area Terminal Kembangjoyo. Tak hanya itu, kantong-kantong parkir yang kerap menjadi tempat mangkal para tukang parkir dan abang becak juga menjadi fokus kegiatan.

“Ini bukan hanya soal berbagi, tetapi juga menyapa dan mendekatkan diri pada masyarakat,” ujar Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi Mubarok mewakili Kapolresta Pati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sasaran utama penerima nasi kotak adalah para pekerja jalanan seperti abang becak, tukang sapu, tukang parkir, hingga pengemudi angkutan umum dan truk yang melintas di jalur-jalur tersebut.

Menurut Kompol Riki Fahmi Mubarok, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum menyampaikan pesan keselamatan berkendara secara humanis. “Mereka yang setiap hari bersentuhan langsung dengan lalu lintas juga berhak tahu bagaimana menjaga keselamatan,” tegasnya.

Selain pembagian nasi kotak, personel Satlantas juga memberikan penyuluhan ringan tentang tertib berlalu lintas, termasuk pentingnya memakai helm, memperhatikan rambu, dan menjaga kondisi kendaraan.

“Keselamatan bukan hanya urusan pengendara pribadi. Para pekerja jalan pun wajib kita edukasi,” ungkap Kasat Lantas.

Baca Juga:  Polresta Pati Tegas Larang dan Tertibkan Kirab dengan Sound Horeg di Batangan dan Jaken

Ia juga menekankan bahwa kegiatan semacam ini akan terus digelar secara berkala. “Kami ingin menunjukkan bahwa polisi lalu lintas hadir bukan hanya untuk menilang, tetapi juga peduli dan membantu,” tambahnya lagi.

Respon masyarakat pun cukup antusias. Beberapa tukang becak yang menerima bantuan tampak terharu dan menyampaikan rasa syukur atas kepedulian polisi.

Salah satu penerima bantuan, Pak Slamet (52), seorang tukang becak yang biasa mangkal di sekitar Pasar Kembangjoyo, mengungkapkan rasa harunya. “Saya nggak nyangka dapat nasi kotak dan malah dikasih penyuluhan juga. Terima kasih banyak untuk bapak-bapak polisi, semoga sehat selalu dan terus peduli dengan orang kecil seperti kami,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

“Kami senang bisa berbagi, tapi lebih senang lagi ketika masyarakat menyambut kami dengan hangat dan terbuka,” ujar Kompol Riki.

Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi jembatan yang memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam membangun budaya tertib lalu lintas.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran serta masyarakat sangat penting. Melalui pendekatan humanis seperti ini, kami yakin kesadaran akan keselamatan akan lebih mudah ditanamkan,” ungkapnya.

Seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar tanpa hambatan. Para personel yang bertugas pun tetap menerapkan pendekatan persuasif selama kegiatan berlangsung.

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata bahwa pendekatan simpatik jauh lebih efektif dalam menyampaikan pesan kepolisian,” tandas Kompol Riki Fahmi Mubarok.

Berita Terkait

Hilal Hilmawan Dorong Pemuda Indramayu Aktif Atasi Kemiskinan lewat Sertifikasi Profesi
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat
Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga Pasekan
Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi
Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah
Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:35

Hilal Hilmawan Dorong Pemuda Indramayu Aktif Atasi Kemiskinan lewat Sertifikasi Profesi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:20

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:19

Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33

Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga Pasekan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:36

Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:50

Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49

Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:48

Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan

Berita Terbaru