INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen ikan lele jenis mutiara yang dilaksanakan di kolam perikanan dalam blok hunian, Jumat (09/01/2026).
Kegiatan panen yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan empat orang warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian, dengan pendampingan langsung dari petugas pengawas staf Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Indramayu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dukungan Lapas terhadap Program Asta Cita Presiden yang dituangkan dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang kemandirian pangan.
“Panen ikan lele jenis mutiara ini adalah bagian dari upaya kami untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif di bidang perikanan. Program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas,” ujar Berthoni.
Dari kegiatan panen tersebut, Lapas Indramayu berhasil memanen ikan lele mutiara dengan total berat mencapai 34 kilogram. Hasil panen selanjutnya akan didistribusikan kepada reseller mandiri sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi dan keberlanjutan program.
Menurut Berthoni, selain bernilai ekonomis, kegiatan ini juga memiliki dampak positif terhadap proses pembinaan warga binaan.
“Kami berharap melalui program ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga memiliki bekal mental dan kepercayaan diri untuk mandiri setelah kembali ke masyarakat. Manfaatnya diharapkan bisa dirasakan secara luas, baik oleh warga binaan maupun masyarakat sekitar,” tambahnya.
Kegiatan panen ikan lele mutiara ini menjadi bukti nyata peran Lapas Indramayu dalam menjalankan fungsi pembinaan yang berorientasi pada kemandirian, produktivitas, serta kontribusi positif bagi masyarakat dan ketahanan pangan nasional.
(Toro)




















