INDRAMAYU-Gerbang lnvestigasi.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menerima kunjungan belajar dari anak-anak TK Negeri Pembina Indramayu, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan pemasyarakatan sekaligus memperkenalkan berbagai kegiatan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Lapas Indramayu.
Dalam kunjungan tersebut, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan, mulai dari praktik membuat roti pizza, menyemai benih pakcoy, memanen telur ayam, hingga kegiatan mewarnai. Berbagai aktivitas ini memberikan pengalaman belajar secara langsung sekaligus mendorong kreativitas, keterampilan, dan rasa ingin tahu anak-anak sejak usia dini.
Pada kegiatan membuat roti pizza, anak-anak diperkenalkan dengan proses pembuatan produk bakery yang menjadi salah satu bentuk kegiatan pembinaan kemandirian di Lapas Indramayu. Sementara itu, melalui kegiatan menyemai benih pakcoy, anak-anak belajar mengenal proses awal budidaya tanaman serta pentingnya merawat dan menjaga lingkungan.
Keseruan juga terlihat saat anak-anak mengikuti kegiatan panen telur ayam. Melalui aktivitas tersebut, peserta didik diperkenalkan dengan kegiatan peternakan ayam petelur sebagai salah satu kegiatan produktif di Lapas Indramayu. Selain itu, kegiatan mewarnai memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas dan imajinasi melalui karya mereka.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Aramichi Renggalih, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan belajar ini merupakan kesempatan untuk mengenalkan fungsi pemasyarakatan kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak melalui cara yang sederhana dan menyenangkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa Lapas merupakan tempat pembinaan bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri dan mengembangkan keterampilan. Kami juga berharap kunjungan ini dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak sejak dini, seperti menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, menaati aturan, serta membiasakan diri berbuat baik,” ujar Aramichi Renggalih.
Selain mengikuti berbagai aktivitas, anak-anak juga mendapatkan edukasi mengenai fungsi Lapas sebagai tempat pembinaan bagi Warga Binaan, baik dalam aspek kepribadian maupun kemandirian. Pesan moral mengenai pentingnya bersyukur, saling menghargai, dan tidak membeda-bedakan orang lain turut disampaikan sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Indramayu berharap kunjungan belajar dapat memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi peserta didik sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pelaksanaan program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Lapas Indramayu dalam menghadirkan pendekatan pemasyarakatan yang edukatif, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat.
(Toro)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT




















