Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polresta Pati Kembangkan Integrated Farming di Tayu

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 23:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Pati – Inovasi ketahanan pangan terus digaungkan di berbagai wilayah, termasuk oleh jajaran Polresta Pati. Salah satunya dilakukan Bripka Khoirul Anam, Bhabinkamtibmas Desa Margomulyo, Polsek Tayu, yang berhasil mengubah lahan kosong milik warga menjadi kebun produktif melalui metode Integrated Farming.

Kisah ini bermula saat Bripka Khoirul Anam melakukan sambang rutin ke wilayah binaannya. Saat singgah di kediaman Pak Sutrisno, ia menemukan sebidang lahan seluas 20 meter persegi yang tampak tak terurus. Terinspirasi dari Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya ketahanan pangan, Bripka Khoirul Anam langsung memberikan edukasi dan sosialisasi kepada pemilik lahan untuk mengoptimalkan pekarangan menjadi sumber pangan bergizi.

Dengan sistem pertanian terpadu (Integrated Farming), pekarangan tersebut kini ditanami berbagai komoditas seperti cabai, tomat, terong, pepaya, ketela, jambu, kucai, kunyit, dan bawang kalimantan. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan budidaya unggas seperti ayam dan bebek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto selalu mengimplementasikan Asta Cita ke seluruh Bhabinkamtibmas agar terus mengedukasi masyarakat sehingga swasembada pangan bisa tercapai dimulai dari lingkungan rumah

Baca Juga:  Bareskrim Polri Segel Alat Berat Tambang Ilegal di Jepara, BPI KPNPA RI Beri Apresiasi

“Jadi dengan metode pertanian terintegrasi ini diharapkan mampu terbangun sistem yang efisien mulai dari lingkungan rumah warga, sehingga tidak ada satupun bahan yang terbuang sia-sia” terang Kapolsek Tayu

Keunggulan sistem ini terletak pada integrasi antar sektor. Kotoran ternak dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman, sedangkan limbah rumah tangga dijadikan pakan ternak. Hasilnya, lahan kecil tersebut mampu menyediakan sayuran segar, buah-buahan, hingga telur untuk konsumsi keluarga, sekaligus menekan biaya belanja harian.

“Terima kasih kepada Bhabinkamtibmas yang telah membimbing saya. Sekarang saya bisa panen sayur sendiri dan lebih hemat,” ujar Pak Sutrisno.

Langkah ini menjadi contoh nyata bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari pekarangan rumah. Bripka Khoirul Anam menegaskan, dirinya bersama para Bhabinkamtibmas lainnya akan terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong demi mewujudkan swasembada pangan di tingkat keluarga.

(Humas Polresta Pati)

Berita Terkait

Hilal Hilmawan Dorong Pemuda Indramayu Aktif Atasi Kemiskinan lewat Sertifikasi Profesi
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat
Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga Pasekan
Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi
Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah
Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:35

Hilal Hilmawan Dorong Pemuda Indramayu Aktif Atasi Kemiskinan lewat Sertifikasi Profesi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:20

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:19

Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33

Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga Pasekan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:36

Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:50

Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49

Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:48

Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan

Berita Terbaru