Dukung 13 Akselerasi Kemenimipas, Lapas Indramayu Sukses Kembangkan Ketahanan Pangan

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 04:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Program ketahanan pangan yang dijalankan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu telah berjalan lebih dari satu tahun dan menunjukkan hasil yang semakin optimal. Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap 13 Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), khususnya dalam pemberdayaan warga binaan agar produktif dan mandiri.

Kasubsi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Kelas IIB Indramayu, Apudin, mewakili Kepala Lapas, Fery Berthoni menjelaskan bahwa ketahanan pangan di Lapas Indramayu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pemanfaatan lahan tidur yang diubah menjadi lahan produktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengelola lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif dengan dukungan dan kerja sama dari Dinas PUPR. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan,” ujar Apudin.

Menurutnya, seluruh kegiatan pertanian tersebut terpusat dalam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Arumanis Lapas Indramayu, yang terus dikembangkan agar memberikan hasil maksimal.

Saat ini, Lapas Indramayu melibatkan sekitar 30 warga binaan dalam program ketahanan pangan. Diantaranya 17 orang mengelola pertanian brangkang dalam, 5 orang di pertanian luar tembok, 3 orang di hidroponik, dan 3 orang di sektor perikanan. Khusus warga binaan yang mengelola pertanian luar, seluruhnya telah menjalani masa pidana 2/3 dan berada pada tahap asimilasi menjelang bebas.

“Jenis tanaman yang kami kembangkan cukup beragam, mulai dari sereh, tomat, terong hijau dan ungu, pepaya california, hingga jagung. Untuk hidroponik, kami menanam pokcoy, selada, dan sawi. InsyaAllah pada Januari mendatang kami akan melaksanakan panen raya secara serentak bersama seluruh UPT Pemasyarakatan di Jawa Barat,” tambah Apudin.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

Selain aspek pembinaan, hasil pertanian Lapas Indramayu juga telah dipasarkan secara profesional. Pihak lapas bahkan telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan reseller sayuran di Pasar Indramayu serta pengusaha katering.

Dari hasil penjualan, sebesar 35 persen diberikan sebagai premi kepada warga binaan, sementara sisanya dikelola melalui Koperasi Sosial Merah Putih Warga Binaan dan akan diberikan kepada mereka saat bebas nanti.

Kualitas hasil pertanian Lapas Indramayu mendapat apresiasi dari para pengepul. Dedi Haryanto, salah satu pengepul sayuran hidroponik Lapas Indramayu, mengaku rutin membeli hasil panen untuk dipasarkan kembali di Pasar Indramayu.

“Saya selalu membeli sayuran hidroponik dari Lapas Indramayu seperti pokcoy, selada, dan sawi. Kualitasnya sangat bagus. Kalau dari tempat lain biasanya hanya tahan satu hari, tapi dari Lapas Indramayu bisa sampai tiga hari dan tidak cepat busuk,” ungkap Dedi.

Ia berharap produksi pertanian Lapas Indramayu ke depan dapat terus ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan pasar yang semakin besar.

Hal senada disampaikan Iin Rusniati, pengepul yang memasok hasil pertanian Lapas Indramayu ke Pasar Jatibarang.

“Kualitas sayurannya berbeda, dengan harga yang sama. Saya hampir setiap hari mengambil hasil pertanian dari Lapas Indramayu untuk dijual kembali ke pedagang sayur di Pasar Jatibarang,” ujarnya.

Dengan capaian tersebut, program ketahanan pangan Lapas Kelas IIB Indramayu tidak hanya mendukung kebijakan nasional, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan warga binaan yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan.

(Toro)

Berita Terkait

Petugas Lapas Indramayu Belajar Bahasa Isyarat, Pelayanan Disabilitas Diperkuat
Bantuan Becak Listrik di Indramayu Masuki Tahap Akhir, 220 Unit Siap Diserahkan
Lewat Silaturahmi Bersama MACI, Kasat Lantas Polresta Pati Bangun Sinergi dan Budaya Tertib di Jalan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Tegaskan Pengisian Jabatan Bebas Jual Beli, ASN Diminta Tak Mudah Percaya Janji Imbalan
Fraksi Partai Golkar, Dapil ll Ibnu Risman Syah, S.H., Tekankan Infrastruktur dan Pengelolaan Sampah sebagai Prioritas
Dandim 0616/Indramayu Tekankan Sosialisasi Masif Penerimaan Prajurit TNI AD Gelombang I Tahun 2027
Kasatpol PP Kabupaten Indramayu Opik Hidayat Klarifikasi terkait Pemberitaan Barang Bukti Palsu dalam Pemusnahan Mihol
LPKA Kutoarjo Gelar Upacara Bendera, Perkuat Kedisiplinan dan Pembentukan Karakter Anak Binaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:05

Petugas Lapas Indramayu Belajar Bahasa Isyarat, Pelayanan Disabilitas Diperkuat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:03

Bantuan Becak Listrik di Indramayu Masuki Tahap Akhir, 220 Unit Siap Diserahkan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:12

Lewat Silaturahmi Bersama MACI, Kasat Lantas Polresta Pati Bangun Sinergi dan Budaya Tertib di Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:36

Bupati Indramayu Lucky Hakim Tegaskan Pengisian Jabatan Bebas Jual Beli, ASN Diminta Tak Mudah Percaya Janji Imbalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:28

Fraksi Partai Golkar, Dapil ll Ibnu Risman Syah, S.H., Tekankan Infrastruktur dan Pengelolaan Sampah sebagai Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:03

Kasatpol PP Kabupaten Indramayu Opik Hidayat Klarifikasi terkait Pemberitaan Barang Bukti Palsu dalam Pemusnahan Mihol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:17

LPKA Kutoarjo Gelar Upacara Bendera, Perkuat Kedisiplinan dan Pembentukan Karakter Anak Binaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:56

Pengecekan & Pemeliharaan Senjata Api dan Amunisi Bersama Polres Purworejo

Berita Terbaru