Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini, LPKA Kutoarjo Edukasi 537 Siswa SMP Negeri 7 Purworejo tentang Pencegahan Kenakalan Remaja

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PURWOREJO – Upaya menanamkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda terus dilakukan melalui edukasi sejak dini. Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kutoarjo hadir sebagai pemateri dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi kesadaran hukum serta pencegahan kenakalan remaja di SMP Negeri 7 Purworejo, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 570 siswa kelas 7, 8 dan 9 dengan dukungan penuh dari Kepala SMP Negeri 7 Purworejo, Karsinah, S.Pd., M.M.

Karsinah mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun pemahaman siswa mengenai pentingnya menaati aturan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pendekatan edukatif, para siswa diajak memahami bahwa kesadaran hukum bukan sekadar mengetahui adanya aturan, melainkan juga memahami tujuan dan menerapkannya dalam perilaku sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Kepala LPKA Kelas 1 Kutoarjo, Fery Berthoni,A.Md IP,SH,MH melalui Kepala Subsi Pendidikan dan Latihan Keterampilan, Dedy Winarto,S.Pt,M.Si menekankan bahwa kesadaran hukum perlu dimulai dari hal-hal sederhana, terutama dengan mematuhi tata tertib sekolah. Sikap disiplin, menghormati guru, menghargai sesama teman, menjaga ketertiban, tidak membolos, tidak mencontek serta menghindari tindakan yang merugikan orang lain merupakan bagian penting dari pembentukan karakter siswa yang taat aturan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali dan menaati aturan hukum yang berlaku, jenis perkara dan ancaman pidananya meskipun masih usia remaja. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk membedakan perilaku yang benar dan salah, memahami konsekuensi dari setiap tindakan, serta mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Pencegahan kenakalan remaja menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Masa remaja merupakan tahap penting dalam pembentukan karakter dan jati diri sehingga diperlukan pemahaman yang baik mengenai batasan perilaku, tanggung jawab pribadi, serta dampak yang dapat ditimbulkan oleh pelanggaran aturan. Melalui edukasi ini, siswa diharapkan semakin bijak dalam bergaul, mampu mengendalikan diri, dan tidak mudah terpengaruh oleh perilaku negatif di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga:  Pertemuan Perdana, Sekjen ATR/BPN Harapkan Peran Penyidik PNS dalam Penegakan Hukum Internal

Dukungan Kepala SMP Negeri 7 Purworejo, Karsinah, S.Pd., M.M., menjadi bagian penting dalam upaya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kesadaran hukum kepada seluruh siswa.
“Sinergi antara pihak sekolah dan LPKA Kutoarjo diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter, sadar hukum, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif.” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, LPKA Kutoarjo mendorong agar pengetahuan hukum yang diterima siswa tidak berhenti pada pemahaman secara teori. Lebih dari itu, setiap siswa diharapkan mampu menerjemahkan pengetahuan tersebut menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menjauhi tindakan yang bisa berdampak hukum seperti pacaran tidak sehat yang berakibat terjadinya free sex, hamil dibawah umur dan diluar nikah akhirnya menghilangkan nyawa janin, tawuran, bullying, pencurian, penganiayaan, pengeroyokan, membawa/memiliki senjata tajam, maupun narkoba.

Dengan melibatkan 537 siswa, edukasi ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, menghormati hak orang lain, serta memiliki kesadaran hukum yang kuat. Sebab, membangun budaya taat hukum harus dimulai sejak dini, melalui pengetahuan yang benar, pemahaman yang mendalam, dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai hukum dalam kehidupan sehari-hari.

Secara terpisah, Kepala LPKA Kelas 1 Kutoarjo, Fery menambahkan edukasi dan sosialisasi kesadaran hukum sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja sejalan dengan salah satu program inovasi di LPKA Kutoarjo yaitu Propena Remaja, yakni akronim dari program pencegahan kenakalan remaja dikalangan pelajar di sekolah maupun remaja dilingkungan masyarakat. Dan keterlibatan LPKA Kutoarjo sebagai salah satu wujud bahwa Pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat.

#Kemenimipas
#Guarddanguide
#Infoimipas
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#LPKAKutoarjo
#Pemasyarakatanbermanfaat
#Pemasyarakatanjateng
#Lkitaberteman
#pdkjateng
#dindikbudpurworejo
#JawaTengahMajuPendidikanBermutuGenerasiUnggul
#Purworejo
#Kutoarjo
@Ditjenpas
@Pemasyarakatanjateng
@Mardisantoso_27
@pdkjateng

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan ZIS Rp884 Juta untuk 1.768 Siswa di Indramayu
Merawan Lingkungan, Menjaga Masa Depan Anak Binaan : LPKA Kutoarjo Laksanakan Penyemprotan Disinfektan
Amanah Baru, Dedikasi Tanpa Henti : LPKA Kutoarjo Lantik Perawat Ahli Muda
Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu Amroni: Pramus Ranting, Target Konsolidasi Struktur hingga Tingkat Ranting Selesai 2026
‎Dari Eceng Gondok Jadi Kotak Tisu, Warga Binaan Lapas Indramayu Asah Keterampilan
Genap Berusia 11 Tahun, Museum Bandar Cimanuk Peringati Hari Museum Indonesia
Seirama Dalam Seragam, Seirama Dalam Pengabdian : LPKA Kutoarjo Bagikan Pakaian Dinas Lapangan a( PDL) Dari Kemenimipas
Walaupun hari Sabtu, ATR/BPN Blora Dekat, tetap Door to Door melakukan Penyerahan Produk Layanan Roya di Desa Kauman, Blora.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:49

Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan ZIS Rp884 Juta untuk 1.768 Siswa di Indramayu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:50

Merawan Lingkungan, Menjaga Masa Depan Anak Binaan : LPKA Kutoarjo Laksanakan Penyemprotan Disinfektan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:45

Amanah Baru, Dedikasi Tanpa Henti : LPKA Kutoarjo Lantik Perawat Ahli Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:25

Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu Amroni: Pramus Ranting, Target Konsolidasi Struktur hingga Tingkat Ranting Selesai 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57

‎Dari Eceng Gondok Jadi Kotak Tisu, Warga Binaan Lapas Indramayu Asah Keterampilan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:29

Genap Berusia 11 Tahun, Museum Bandar Cimanuk Peringati Hari Museum Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:54

Seirama Dalam Seragam, Seirama Dalam Pengabdian : LPKA Kutoarjo Bagikan Pakaian Dinas Lapangan a( PDL) Dari Kemenimipas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:00

Walaupun hari Sabtu, ATR/BPN Blora Dekat, tetap Door to Door melakukan Penyerahan Produk Layanan Roya di Desa Kauman, Blora.

Berita Terbaru