Berakhir Ricuh, Polisi Terpaksa Bubarkan Aksi Unra Anarkis di Depan Mapolda Untuk Lindungi Masyarakat

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 13:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kota Semarang | Aksi unjuk rasa dan solidaritas yang digelar oleh Pendemo Anarkis dari kelompok Anarko yang bertujuan melakukan anarkisme di depan Mapolda Jawa Tengah pada Jumat (29/8/2025) sore berakhir ricuh. Untuk mengendalikan situasi dan melindungi keselamatan masyarakat sekitar, petugas terpaksa melakukan tindakan kepolisian secara tegas dan terukur dengan membubarkan massa.

Awalnya, aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB berlangsung aman dan tertib. Massa menyampaikan orasi di depan Mapolda sebagai bentuk keprihatinan dan tuntutan keadilan atas tewasnya pengemudi ojol, Affan Kurniawan (20), dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada kemarin Kamis (28/8/2025) malam.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap hak berpendapat, Polda Jateng bersama Polrestabes Semarang menurunkan personel pengamanan tanpa tameng dari Sabhara serta jajaran Propam untuk mengawal jalannya aksi dengan pendekatan humanis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sekitar pukul 15.30 WIB situasi berubah ketika sekelompok pendemo anarkis dari kelompok anarko yang bertujuan melakukan anarkisme. Mereka mulai melakukan pelemparan batu, petasan, bahkan bom molotov ke arah petugas yang berjaga di depan Mapolda Jateng.

Aksi tersebut memicu reaksi massa lain yang kemudian ikut melakukan tindakan anarkis, merusak fasilitas umum seperti pagar, lampu taman, dan pot bunga, lalu melemparkannya ke arah petugas di dalam Mapolda. Petugas berulang kali menghimbau melalui pengeras suara agar massa menghentikan aksi anarkis, namun tidak diindahkan.

“Bahwa sore hari pihaknya telah menyiapkan pengamanan aksi unjuk rasa namun setelah kita lakukan pengamanan terhadap aksi unra ternyata bukan demo untuk menyampaikan aspirasi atau pendapat namun demo untuk melakukan anarkis terbukti saat kelompok tersebut datang berkumpul benyanyi langsung melakukan perilaku anarkis dengan melemparkan mercon dan melempar bom molotof yang mengenai Sebagian dari petugas pengamanan,” ujarnya Kabid Humas Kombes Pol Artanto dilokasi.

Baca Juga:  Kurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia, Bupati Lucky Hakim Imbau Petani Gunakan Pupuk Organik

Karena kondisi semakin membahayakan masyarakat dan pengguna jalan di sekitar lokasi, petugas akhirnya mengambil langkah tegas dengan menggunakan water cannon dan gas air mata untuk membubarkan massa. Kericuhan membuat massa terpecah menjadi dua kelompok, sebagian bergerak ke arah selatan menuju Jalan Sriwijaya, sementara lainnya ke arah utara menuju depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, petugas lalu lintas melakukan pengalihan arus kendaraan dari Jalan Pahlawan ke jalur alternatif lain. Sementara itu di tengah lemparan batu dan benda – benda berbahaya, pasukan Dalmas tetap bertahan di sisi selatan dan utara Mapolda sembari terus menghimbau massa agar segera membubarkan diri.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyayangkan aksi yang awalnya berjalan tertib berubah menjadi ricuh akibat adanya provokasi. Sekitar pukul 16.30 WIB, pasukan lintas ganti PHH Brimob Polda Jateng diterjunkan untuk mendorong massa hingga ke pertigaan Jalan Kusuma Wardani. Situasi akhirnya dapat dikendalikan pada pukul 18.00 WIB, setelah massa dibubarkan di sekitar Bundaran Air Mancur Jalan Pahlawan.

Ia menambahkan, massa yang anarkis juga melakukan tindakan merusak fasilitas umum memecahkan pot dan melempar dengan batu kepada petugas sehingga petugas melaksanakan kegiatan tegas dan humanis dengan melakukan pendorongan dengan menggunakan water canon dan gas air mata dengan harapan massa anarkis dapat segera bubar.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang ada disekitaran Polda Jateng menghindari lokasi sekitara aksi unjuk rasa anarkis.

“Kita sedang melakukan pendataan terkait Korban ada beberapa anggota dan masyarakat yang sudah mendapat pertolongan Kesehatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

PJI Indramayu Resmi Dikukuhkan, Ketua Umum Ingatkan Penegak Hukum Berpijak pada UU Pers
Pengurus Baru PJI Indramayu Dikukuhkan, Bupati Lucky Hakim Dorong Insan Pers Lebih Profesional
Polres Indramayu Selidiki Dugaan Penyelewengan Bansos Beras di Haurgeulis
Dukung Pemenuhan Hak Identitas, LPKA Kutoarjo Fasilitasi Perekaman E-KTP Anak Binaan
Lucky Hakim Apresiasi Program Hidroponik, Bakery hingga Peternakan di Lapas Indramayu
Kodim 0616/Indramayu Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Pabean Ilir dan Totoran
Bupati Indramayu Lepas Ekspor Perdana 510 Unit Coir Shade Hasil Karya Warga Binaan ke Spanyol
Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat, LPKA Kutoarjo Gelar Edukasi Gizi Seimbang dan ” Isi Piringku”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 05:24

PJI Indramayu Resmi Dikukuhkan, Ketua Umum Ingatkan Penegak Hukum Berpijak pada UU Pers

Rabu, 30 September 2026 - 02:08

Pengurus Baru PJI Indramayu Dikukuhkan, Bupati Lucky Hakim Dorong Insan Pers Lebih Profesional

Rabu, 30 September 2026 - 00:14

Polres Indramayu Selidiki Dugaan Penyelewengan Bansos Beras di Haurgeulis

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

Dukung Pemenuhan Hak Identitas, LPKA Kutoarjo Fasilitasi Perekaman E-KTP Anak Binaan

Selasa, 29 September 2026 - 11:09

Lucky Hakim Apresiasi Program Hidroponik, Bakery hingga Peternakan di Lapas Indramayu

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Bupati Indramayu Lepas Ekspor Perdana 510 Unit Coir Shade Hasil Karya Warga Binaan ke Spanyol

Senin, 28 September 2026 - 04:50

Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat, LPKA Kutoarjo Gelar Edukasi Gizi Seimbang dan ” Isi Piringku”

Minggu, 27 September 2026 - 11:28

Pasca Insiden di Sindang, Kapolres Indramayu Menggelar Silaturahmi dan Sinergi Kamtibmas

Berita Terbaru