81 Ruas Jalan Rusak di Pati Bakal Diperbaiki Tahun 2025, Lainnya Menyusul di Tahun Berikutnya

- Penulis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 22:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tak kurang dari 81 ruas jalan di Kabupaten Pati bakal ditangani dan diperbaiki di tahun 2025 ini.

Hal itu disampaikan Bupati Sudewo, Sabtu (24/5), saat diwawancarai di Pendopo Kabupaten Pati.

Menurut Sudewo, sejumlah jalan rusak yang bertahun-tahun dikeluhkan warga, memang menjadi prioritas dalam kepemimpinannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berjanji, semua jalan rusak di Kabupaten Pati akan diperbaiki dengan kualitas terbaik.

Dan di bawah ini merupakan daftar penanganan infrastruktur di Kabupaten Pati tahun anggaran 2025 :

Jalan Tompegunung – Sukolilo, panjang 3 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 6,6 miliar

Jalan Sukolilo – Prawoto, panjang: 4 km, lebar: 5 m, anggaran: Rp 16 miliar.

Jalan Sukolilo – Misik, panjang 1 km, lebar 3 m, anggaran: Rp 2,4 miliar

Jalan Dukuhseti – Tayu, Jalan Juwana, panjang: 3 km, lebar: 6 m, anggaran: Rp 14,4 miliar.

Jalan Dukuhseti – Batas Jepara, panjang 1,5 km, lebar 5 m, anggaran: Rp 5,5 miliar

Jalan Tayu Kulon – Bulungan, panjang: 1,5 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 3,3 miliar.

Jalan Winong – Gabus, panjang 2 km, lebar 5 m, anggaran: Rp 6,6 miliar

Jalan Gabus – Tambakromo, panjang: 1,5 km, lebar: 6 m, anggaran: Rp 4,95 miliar.

Jalan Tambakromo – Batas Grobogan, panjang 1,5 km, lebar 5 m, anggaran: Rp 4,125 miliar

Jalan Bringinwareng – Pasar Hewan, panjang: 2 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 3,84 miliar.

Jalan Sinomwidodo – Karangwono, panjang 1,3 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 2,2 miliar

Jalan Angkatan Lor – Godo, panjang: 3 km, lebar: 5 m, anggaran: Rp 9,1 miliar.

Jalan Angkatan Lor – Karangwono, panjang 2,5 km, lebar 5 m, anggaran: Rp 4,4 miliar

Jalan Pati – Tlogowungu, panjang: 3 km, lebar: 6 m, anggaran: Rp 9,4 miliar.

Jalan Tlogowungu – Lahar, panjang 1,8 km, lebar 4-6 m, anggaran: Rp 4,475 miliar

Jalan Lahar – Pasucen, panjang: 2,8 km, lebar: 5 m, anggaran: Rp 6,75 miliar.

Jalan Lahar – Gunungsari, panjang 2 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 2,2 miliar

Jalan Gunungwungkal – Gunungsari, panjang: 1,5 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 1,76 miliar.

Jalan Ngemplak Kidul – Soneyan, panjang 2 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 6,1 miliar

Jalan Lahar – Pasar Buah, panjang: 4 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 5,5 miliar.

Jalan Bondol – Gunungwungkal, panjang 1,5 km, lebar 6 m, anggaran: Rp 4,8 miliar

Jalan Sumberejo – Tendas, panjang: 1,3 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 1,54 miliar.

Jalan Ngablak – Gunungwungkal, panjang 3,7 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 4,4 miliar

Jalan Gunungwungkal – Jepalo, panjang: 3,7 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 4,4 miliar.

Jalan Bancak – Giling, panjang 1,36 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 2,992 miliar

Jalan Banjarsari – Tambahmulyo, panjang: 3 km, lebar: 5 m, anggaran: Rp 9 miliar.

Jalan Glongong – Kedungmulyo, panjang 1,2 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 1,54 miliar

Jalan Kayen – Slungkep, panjang: 0,8 km, lebar: 4,5 m, anggaran: Rp 2,58 miliar.

Jalan Kayen – Sumbersari, panjang 0,5 km, lebar 4,5 m, anggaran: Rp 1,8 miliar.

Jalan Sumbersari – Slungkep, panjang: 0,2 km, lebar: 4,5 m, anggaran: Rp 720 juta.

Jalan Kayen – Beketel, panjang 1,5 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 4,8 miliar

Jalan Porangparing – Kuwawur, panjang: 3 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 9,6 miliar.

Jalan Kuwawur – Pakem, panjang: 1 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 2,2 miliar.

Jalan Bageng – Jolong, panjang 3 km, lebar 3 m, anggaran: Rp 6,2 miliar

Jalan Guwo – Jolong, Panjang 1,3 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 1,54 miliar.

Jalan Sunan Ngerang, panjang 8 km, lebar 6 m, anggaran: Rp 2,31 miliar

Jalan WR. Supratman, panjang: 8 km, lebar: 8 m, anggaran: Rp 2,64 miliar.

Jalan Juwana – Jetak, panjang 2,5 km, lebar 7 m, anggaran: Rp 8,4 miliar.

Jalan Jontro – Bangsalrejo, panjang: 3,9 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 5,5 miliar.

Jalan Sukoharjo – Ngurensiti, panjang 3,7 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 5,28 miliar

Baca Juga:  Ketua DPC Kabupaten Indramayu Kasan Basari: HUT Gerindra Ke 18 Perkuat Solidaritas Kader dan Kawal Program Kerakyatan Prabowo

Jalan Asemwujil – Bulumulyo, panjang: 1,2 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 2,64 miliar.

Jalan Raci – Ketitangwetan, panjang: 5,25 km, lebar: 5 m, anggaran: Rp 2,1 miliar.

Jalan Jaken – Batas Blora, panjang: 1,5 km, lebar: 5 m, anggaran: Rp 4 miliar.

Jalan Mojoagung – Ketekputih, panjang 500 m, lebar 5 m, anggaran: Rp 1,44 miliar

Jalan Gadu – Gajihan, Panjang 1,6 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 2,24 miliar.

Jalan Tluwah – Sembaturagung, panjang 1,7 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 3,74 miliar

Jalan Lumbungmas – Watesaji, panjang: 1 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 1,76 miliar.

Jalan Winong – Pucakwangi, panjang 1 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 2,2 miliar.

Jalan Sukoharjo – Gembong, panjang: 2 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 4,9 miliar.

Jalan Cengkalsewu – Batas Kudus, panjang 1,4 km, lebar 6 m, anggaran: Rp 5,76 miliar

Jalan Wotan – Batas Kudus, panjang: 3,6 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 9,1 miliar.

Jalan Kayen – Srikaton, panjang: 1 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 3,2 miliar.

Jalan Brati – Mangunrekso, panjang 3 km, lebar 3 m, anggaran: Rp 4,796 miliar

Jalan Boloagung – Karangmulyo, Panjang 4,5 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 6,6 miliar.

Jalan Pohgading – Wukirsari, panjang 2,5 km, lebar 3 m, anggaran: Rp 2,085 miliar

Penggantian Jembatan Tlogoayu – Karaban – Wuwur, anggaran: Rp 2,118 miliar.

Penggantian Jembatan Sinomwidodo – Karangwono, anggaran: Rp 672 juta.

Penggantian Jembatan Sukopuluhan – Mencon, anggaran: Rp 2,137 miliar.

Penggantian Jembatan Sambirejo – Sugihrejo, anggaran: Rp 1,972 miliar

Jalan Boloagung – Trimulyo, panjang: 2,2 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 7 miliar.

Jalan Tegalarum – Tegalwero, Panjang: 1,2 km, lebar: 4 m, anggaran Rp 1,7 miliar.

Jalan Tegalarum – Terteg, Panjang 2,5 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 3,5 miliar.

Jalan Pekalongan – Kropak, panjang 3 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 4,2 miliar

Jalan Pati – Gabus, panjang: 1,5 km, lebar: 6 m, anggaran: Rp 2,7 miliar.

Jalan Gabus – Tlogoayu, panjang 1 km, lebar 6 m, anggaran: Rp 2 miliar.

Jalan Juwana – Jetak, panjang: 1,5 km, lebar: 7 m, anggaran: Rp 45 miliar.

Jalan Jaken – Batas Blora, panjang 1,5 km, lebar 5 m, anggaran: Rp 3,9 miliar

Jalan Tambakromo – Mojomulyo, panjang: 1,6 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 1,9 miliar.

Jalan Raci – Ngening, panjang: 1 km, lebar: 4 m, anggaran: Rp 1,5 miliar.

Jalan Boloagung – Trimulyo, panjang 0,7 km, lebar 4 m, anggaran: Rp 2 miliar

Jalan Winong – Jakenan & Glonggong – Guyangan, Panjang 0,7 km, lebar 6 m, anggaran: Rp 900 juta.

Jalan Tegalarum – Tegalwero, Panjang: 1,5 km, lebar: 4 m, Anggaran: Rp 2 Miliar

Jalan Pakis – Gunungwungkal, Panjang: 1,1 km, lebar: 4 m, Anggaran: Rp 1,5 Miliar

Jalan Bedug – Durensawi, Panjang: 1,1 km, lebar: 4 m, Anggaran: Rp 1,5 miliar.

Jalan Kayen – Buloh, panjang: 1,1 km, lebar : 4 m, anggaran Rp 1,5 miliar.

Jalan Tlogowungu – Sitiluhur, Panjang: 1,1 km, lebar: 4 m, Anggaran Rp 1,5 Miliar

Jalan Juwana – Tayu, Panjang: 1,1 km, lebar: 6 m, Anggaran Rp 2 Miliar

Jalan Wedarijaksa – Jetak, Panjang: 1 km, lebar: 5 m, Anggaran Rp 1,5 Miliar

Pembangunan Drainase Depan RSUD Kayen, Anggaran Rp 2,5 Miliar

Peningkatan Jalan Batas Lingkar Pati – Batas Barat Kota Pati, Panjang: 5 km, Lebar: 5 m, Anggaran Rp 45 Miliar

Sehingga total keseluruhan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati tahun anggaran 2025 adalah Rp 362 miliar.

“Selain itu, masih banyak jalan rusak yang harus dibenahi dan akan dikerjakan di tahun 2026 dan tahun-tahun ke depan. Pembangunan memang bertahap,” imbuh Bupati Pati Sudewo.

Ia juga menegaskan, semua jalan rusak di Kabupaten Pati akan diperbaiki, sehingga masyarakat bisa mendapatkan akses jalan yang baik.

Lebih lanjut ia pun menerangkan bahwa jalan yang masih rusak yang belum diperbaiki di tahun 2025 akan diperbaiki tahun 2026 dan tahun berikutnya.

“Mohon dukungan warga”, pungkasnya.

Berita Terkait

LPKA Kutoarjo Bekali Anak Binaan Melalui Pendidikan Karakter dan Kewarganegaraan Tahap III dan IV
LPKA Kutoarjo Ikut Rapat Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitas dan Reedukasi
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa
Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah
Di Tengah Kesibukan, Warga Manfaatkan PELATARAN untuk Urusan Pertanahan saat Akhir Pekan
Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat
Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti
Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:07

LPKA Kutoarjo Bekali Anak Binaan Melalui Pendidikan Karakter dan Kewarganegaraan Tahap III dan IV

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:10

LPKA Kutoarjo Ikut Rapat Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitas dan Reedukasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:27

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:26

Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:24

Di Tengah Kesibukan, Warga Manfaatkan PELATARAN untuk Urusan Pertanahan saat Akhir Pekan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:20

Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:18

Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:17

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat _Live_ TikTok

Berita Terbaru