SIPASTI Hadir di Lapas Semarang, Pengelolaan Sarana Kerja Kini Lebih Efektif dan Akuntabel

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

SEMARANG-Gerbang Investigasi.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang terus mendorong transformasi tata kelola pembinaan yang lebih modern, akuntabel, dan berbasis digital melalui kegiatan Sosialisasi Sistem Pengelolaan Sarana Kerja Terintegrasi (SIPASTI) kepada warga binaan dan jajaran staf. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan efisiensi, akuntabilitas, serta manajemen risiko dalam pengelolaan aset sarana kerja pada program pembinaan kemandirian di lingkungan Lapas Kelas I Semarang, senin (15/06).

SIPASTI hadir sebagai inovasi digital yang dirancang untuk menyederhanakan sekaligus mendigitalisasi proses pengelolaan sarana kerja yang sebelumnya dilakukan secara manual. Sistem ini mendukung proses pendataan, peminjaman, hingga pengembalian sarana kerja secara lebih tertib dan terdokumentasi dengan baik melalui mekanisme identifikasi berbasis QR Code dan pencatatan terintegrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai alur penggunaan sistem, mulai dari pengelolaan data aset, mekanisme transaksi peminjaman dan pengembalian, hingga pentingnya menjaga akurasi data sarana kerja dalam mendukung keberhasilan program pembinaan kemandirian. Sistem tersebut juga dirancang untuk mempercepat proses administrasi sekaligus meminimalkan risiko kesalahan pencatatan dalam pengelolaan aset kerja.

Kepala Seksi Sarana Kerja Lapas Kelas I Semarang sekaligus inisiator aksi perubahan dalam Diklat Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), Andyka Dadang Alriansyah, menyampaikan bahwa lahirnya SIPASTI merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola sarana kerja yang selama ini menjadi salah satu elemen penting dalam keberlangsungan program pembinaan.

Baca Juga:  Diduga Armada SJB Rusak Jalan Pagongan, APH & Dishub Segera Tindaklanjuti

“Melalui SIPASTI, kami ingin menghadirkan sistem yang tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Sarana kerja yang dikelola dengan baik akan mendukung keberlangsungan pembinaan kemandirian sehingga warga binaan dapat belajar dalam lingkungan yang lebih terukur,” ujar Andyka.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, memberikan apresiasi terhadap inovasi tersebut dan menegaskan pentingnya penguatan sistem pendukung pembinaan.

“Pembinaan kemandirian tidak hanya berbicara tentang hasil produksi, tetapi juga bagaimana proses pengelolaannya dilakukan secara efektif, akuntabel, dan mampu meminimalkan risiko. Inovasi seperti SIPASTI menjadi langkah nyata untuk membangun budaya kerja yang lebih modern serta memastikan setiap aset sarana kerja dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembinaan warga binaan,” kata Ahmad Tohari.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan sarana kerja yang tertata akan berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran keterampilan bagi warga binaan sekaligus memperkuat tata kelola organisasi di lingkungan pemasyarakatan.

Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan staf dan warga binaan yang terlibat dalam program pembinaan kemandirian. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemeliharaan aset, ketertiban administrasi, serta peran masing-masing dalam menjaga keberlangsungan sistem yang telah dibangun.

Berita Terkait

Dandim 0616/Indramayu Tegaskan Komitmen TNI Kawal Koperasi Desa Merah Putih
Kabulog Indramayu Apip Wijaya: Pengadaan Beras Bulog Sudah Lebih dari 50% Target, Stok Pangan Aman hingga Panen Berikutnya
Kuwu Lobener Lor Wahid Apresiasi Kunjungan Wamenko Pangan, Masyarakat Terima Bantuan Beras dan Harapkan Dukungan Irigasi
Ternak Entog Jadi Bekal Produktif Warga Binaan Lapas Indramayu Saat Bebas
Ketua Dharma Wanita Disdikbud Kabupaten Indramayu Soniah: Perempuan Tangguh Keluarga Kuat
HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan
Kabar Baik HUT ke-81 RI, 478 Warga Binaan Lapas Indramayu Terima Remisi
Tembok Lapas Tak Halangi Semangat Kemerdekaan Warga Binaan Indramayu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:43

Dandim 0616/Indramayu Tegaskan Komitmen TNI Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:13

Kabulog Indramayu Apip Wijaya: Pengadaan Beras Bulog Sudah Lebih dari 50% Target, Stok Pangan Aman hingga Panen Berikutnya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:32

Kuwu Lobener Lor Wahid Apresiasi Kunjungan Wamenko Pangan, Masyarakat Terima Bantuan Beras dan Harapkan Dukungan Irigasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:19

Ternak Entog Jadi Bekal Produktif Warga Binaan Lapas Indramayu Saat Bebas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:28

Ketua Dharma Wanita Disdikbud Kabupaten Indramayu Soniah: Perempuan Tangguh Keluarga Kuat

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:35

Kabar Baik HUT ke-81 RI, 478 Warga Binaan Lapas Indramayu Terima Remisi

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:32

Tembok Lapas Tak Halangi Semangat Kemerdekaan Warga Binaan Indramayu

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:34

Bupati Lucky Hakim Apresiasi Program Pembinaan Lapas Indramayu, Dorong Mantan Napi Mandiri dan Berwirausaha

Berita Terbaru