PT. Karya Samo Mas Diultimatum Segera Bongkar Pipa Land Aplikasi, Warga Beri Tenggat Waktu

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 02:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Rokan Hulu (Riau), Gerbanginvestigasi.com

Warga Desa Teluk Aur melakukan protes keras terhadap PT. Karya Samo Mas (KSM) atas pemasangan pipa land aplikasi (LA) yang berada di lahan perkebunan milik sebagian besar warga. Protes ini dituangkan dalam bentuk ultimatum kepada perusahaan dengan memberikan tenggat waktu, yakni sampai rabu, (24/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan tanpa alasan, warga menilai pipa land aplikasi (LA) yang berada di atas lahan perkebunan tersebut berdampak buruk terhadap lingkungan, sosial, dan kesehatan warga setempat.

Amarah warga diketahui semakin memuncak, tatkala ruang dialog yang coba diinisiasi warga Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, ternyata ditolak mentah – mentah oleh manajemen PT. KSM.

Penolakan tersebut dianggap sebagai penghinaan oleh banyak warga, serta makin memperuncing tingkat persoalan yang terjadi antara kedua belah pihak.

Terpantau situasi di lapangan, selasa, (23/9/2025), beberapa sumber informasi warga tampak berang, sembari menjelaskan berbagai dampak kerugian yang dialami warga Desa Teluk Aur, apabila pipa land aplikasi (LA) tersebut terus dipertahankan sebagai saluran pembuangan limbah pabrik.

“Kami memberikan ultimatum kepada manajemen PT. KSM untuk segera membongkar pipa land aplikasi yang terpasang di atas lahan perkebunan warga,” ujar salah seorang warga.

Sementara, warga lainnya dengan nada emosi menyebutkan selama ini warga Desa Teluk Aur secara sukarela memberikan land aplikasi (LA) masing – masing kepemilikan warga kepada PT. KSM secara percuma.

“Yang membuat warga marah, warga memberikan land aplikasi (LA) secara percuma, namun seluruh permintaan warga Desa Teluk Aur tak satupun dipenuhi oleh PT. KSM tanpa alasan yang jelas,” geram warga tersebut.

Baca Juga:  Layanan Kunjungan Idul Fitri 1447 H di Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian Berlangsung Aman dan Kondusif

Lebih detail, berbagai permintaan sebagai respon balik atas land aplikasi (LA) yang diberikan secara percuma sebagai saluran pembuangan limbah pabrik PT. KSM diuraikan warga.

“Banyak permintaan warga yang tak pernah diakomodir, salah satunya permintaan warga Tempatan untuk bekerja sebagai buruh di pabrik tak pernah mendapat respon dari manajemen perusahaan, serta beberapa pengajuan lainnya yang selalu ditolak,” tambahnya lagi.

Lebih lanjut, beberapa orang warga menjelaskan beberapa dampak kerugian besar yang dirasakan warga Desa Teluk Aur jika PT. KSM tetap memaksakan pipa land aplikasi (LA) berada di atas lahan perkebunan warga.

“Dampak lingkungan dapat menyebabkan degradasi tanah, pencemaran lingkungan, serta perubahan kondisi tanah akibat dari pemasangan dan kebocoran pipa saluran,” tambahnya lagi.

Sementara itu, warga lainnya pun turut berkomentar terkait dampak kesehatan yang akan dialami warga dalam kurun waktu mendatang.

“Bocornya pipa sanitasi mengakibatkan genangan saluran limbah yang dapat menyebabkan gangguan penyakit kulit, terutama pada usia anak di bawah umur,” sahutnya.

Tak hanya itu, kebocoran pipa saluran dapat mengganggu sumber air yang menjadi kebutuhan utama warga.

Dari rangkuman protes warga tersebut, media berusaha melakukan konfirmasi terkait penjelasan dari manajemen PT. KSM terkait ultimatum warga, namun sampai berita ini dimuat, tak satu pun keterangan diberikan oleh Humas PT. KSM, baik lewat saluran telepon maupun pesan singkat via WhatsApp. (HB)

Berita Terkait

Gagalkan Transaksi Narkotika, Polsek Rambah Samo Tangkap Seorang Pria dengan Barang Bukti 2,56 Gram Sabu
Digerebek Saat Transaksi, Polsek Tandun Bekuk Pengedar Sabu di Warung Desa Dayo
Senyum Idul Fitri di Rumah Dinas Bupati: Saat Pemimpin dan Rakyat Melebur dalam Ketulusan Maaf
Layanan Kunjungan Idul Fitri 1447 H di Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian Berlangsung Aman dan Kondusif
Personel Pos Pam Simpang TB Tandun Intensifkan Patroli, Situasi Lalu Lintas Aman dan Terkendali
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Sawal 1447 H / 2026, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin
Jaga Kamtibmas dan Pererat Silaturahmi, Polsek Rambah Samo Gelar Minggu Kasih di Gereja GPDI Maranata Telur Aur
Lapas Pasir Pengaraian Gelar Rapat Dinas, Bagi Takjil Ramadhan, dan Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 04:05

Desa Pringgacala Terima Bantuan Pangan Dua Bulan Dari KCP Bulog Indramayu

Kamis, 16 April 2026 - 19:54

Kementerian ATR/BPN Perkuat Pengawasan HGU untuk Dukung Pencegahan Karhutla

Kamis, 16 April 2026 - 19:53

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Kamis, 16 April 2026 - 13:36

Mediasi Gagal Perseteruan Antara Pemilik Tanah Dengan Pihak Tergugat Terus Bergulir di PN Rembang

Kamis, 16 April 2026 - 08:04

Warga Binaan Lapas Indramayu Diajari Kelola Usaha Ayam Petelur

Rabu, 15 April 2026 - 16:00

Terindikasi Perintangan Proses Hukum, Toni RM Akan Persoalkan

Rabu, 15 April 2026 - 06:12

Polres Indramayu Ungkap Sindikat Eksploitasi Seksual dan Pornografi Anak

Rabu, 15 April 2026 - 05:17

Keuntungan Rp96 Ribu Per Tabung, Polres Indramayu Ringkus Pengoplos Gas LPG

Berita Terbaru

Uncategorized

Warga Binaan Lapas Indramayu Diajari Kelola Usaha Ayam Petelur

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:04