INDRAMAYU-Gerbang lnvestigasi.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melaksanakan kegiatan Pelatihan Bahasa Isyarat dan Pelayanan bagi Kelompok Rentan kepada petugas layanan kunjungan, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan guru dari SLB Negeri Indramayu sebagai pemateri sekaligus instruktur praktik guna meningkatkan kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan yang ramah, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali petugas layanan kunjungan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat, khususnya ketika melayani pengunjung penyandang disabilitas, termasuk penyandang disabilitas rungu. Melalui pelatihan ini, petugas diharapkan mampu memahami kebutuhan kelompok rentan serta memberikan pelayanan secara tepat, santun, dan tanpa diskriminasi.
Dalam pelaksanaannya, para petugas mendapatkan materi dan praktik langsung mengenai penggunaan bahasa isyarat dasar serta cara berkomunikasi yang efektif dengan penyandang disabilitas. Bimbingan dari guru SLB Negeri Indramayu memberikan kesempatan kepada petugas untuk mempelajari teknik komunikasi yang sesuai, sehingga dapat diterapkan dalam pelaksanaan pelayanan kunjungan sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Aramichi Renggalih, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi petugas dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Pelatihan ini merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengunjung mendapatkan pelayanan yang baik, ramah, dan setara tanpa membedakan kondisi maupun keterbatasan yang dimiliki. Dengan adanya pelatihan bahasa isyarat ini, petugas diharapkan dapat berkomunikasi lebih baik dan memberikan pelayanan yang semakin inklusif,” ujar Aramichi.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Indramayu dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia. Kemampuan petugas dalam memahami kebutuhan kelompok rentan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pelayanan yang nyaman, aman, dan menghargai hak setiap pengunjung.
Melalui pelatihan ini, Lapas Kelas IIB Indramayu berharap seluruh petugas layanan kunjungan dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, pelayanan kunjungan diharapkan semakin responsif, humanis, dan inklusif, sejalan dengan komitmen Lapas Indramayu untuk terus memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada seluruh lapisan masyarakat.
(Toro)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT




















