Tiga Penyedia Jasa Antar Oli Hilang di Perairan Indramayu, PT Sukun Niaga Utama Diperiksa

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Tiga orang penyedia jasa pengiriman barang melalui jalur perairan, yakni Sarso, Adnan, dan Suwaryo, dilaporkan hilang sejak Kamis (23/7/2026) di perairan Karangsong-Majakerta, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Ketiganya merupakan kerabat yang sedang mengirimkan puluhan drum berisi oli ke sebuah kapal tanker.
Mereka bekerja sama dengan PT Sukun Niaga Utama sebagai penyedia pengadaan oli untuk kapal tanker. Informasi yang dihimpun menyebutkan, perahu yang mereka gunakan membawa sekitar 10 drum oli. Hingga kini, perahu dan ketiga korban belum ditemukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Sabtu (1/8/2026), pihak PT Sukun Niaga Utama diperiksa oleh Satpolairud Polres Indramayu untuk dimintai keterangan.

Sebanyak lima drum oli yang dibawa korban berhasil ditemukan dan diamankan di Markas Komando Polairud Polres Indramayu.

Perwakilan PT Sukun Niaga Utama, Agung, dalam siaran pers di Mako Polairud Polres Indramayu menyatakan bahwa tidak ada nota kesepahaman (MoU) atau kerja sama tertulis resmi antara perusahaan dengan penyedia jasa pengiriman tersebut.

Baca Juga:  Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

“Tidak ada MoU tertulis dengan perahu tersebut, kami sebagai pengguna jasa,” ujar Agung.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk memberdayakan warga lokal. Agung juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang menimpa para korban.

Namun, pernyataan tersebut menuai kritik. Koordinator Umum Forum Peduli Indramayu (Koordum FPI), Masdi, menilai perusahaan seharusnya membuat MoU resmi, terutama untuk kegiatan berisiko tinggi.

“Kalau kegiatan berisiko tinggi dengan mengatasnamakan perusahaan harusnya melalui MoU resmi. Hal ini agar supaya pekerja atau penyedia dapat menuntut pertanggungjawaban ketika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan,” kritik Masdi.

Menurutnya, MoU resmi penting untuk memastikan standar spesifikasi perahu, termasuk aspek keselamatan dan kapasitas muatan, sehingga risiko dapat diminimalisir. Masdi bersama organisasinya berjanji akan menindaklanjuti dugaan keteledoran perusahaan kepada pihak berwenang. Apalagi hingga saat ini ketiga korban masih belum ditemukan.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pencarian terhadap korban dan perahu yang hilang.

Berita Terkait

Hilal Hilmawan Dorong Pemuda Indramayu Aktif Atasi Kemiskinan lewat Sertifikasi Profesi
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat
Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga Pasekan
Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi
Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah
Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:35

Hilal Hilmawan Dorong Pemuda Indramayu Aktif Atasi Kemiskinan lewat Sertifikasi Profesi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:20

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:19

Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33

Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga Pasekan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:36

Herman Khaeron: Pemerintah Dorong Penguatan UMKM melalui Akses Permodalan, Tata Kelola Keuangan, dan Digitalisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:50

Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan Korupsi serta Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49

Buka Ujian PPAT 2026, Wamen Ossy: Memastikan Layanan Pertanahan dari PPAT yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:48

Menteri ATR/Kepala BPN: Pengukuran Terjadwal Sudah Berlaku di 400 Kantor Pertanahan

Berita Terbaru