Tak Lagi Menunggu, Lapas Indramayu Datangi Warga Binaan Lewat Program Jempolan

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

INDRAMAYU-Gerbang Investigasi.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi bertajuk Jempolan (Jemput Bola Layanan Kesehatan dan Integrasi). (6/5/26)

Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan serta layanan integrasi bagi tahanan dan warga binaan secara lebih proaktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menjelaskan bahwa inovasi Jempolan hadir sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi hak dasar warga binaan, khususnya di bidang kesehatan dan pembinaan.

“Melalui program Jempolan, petugas tidak hanya menunggu warga binaan datang ke klinik, tetapi aktif mendatangi blok hunian untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. Ini bagian dari pelayanan jemput bola yang kami terapkan,” terang Berthoni.

Dalam pelaksanaannya, perawat lapas secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, perawatan luka, serta kontrol ke blok hunian minimal satu kali dalam seminggu. Selain itu, petugas kesehatan juga disiagakan secara on-call untuk menangani kondisi darurat atau melakukan rujukan ke rumah sakit apabila diperlukan.

Tak hanya fokus pada aspek kuratif, program ini juga menitikberatkan upaya promotif dan preventif melalui penyuluhan kesehatan. Edukasi diberikan kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan hunian guna mencegah penyakit.

Baca Juga:  Kasie Humas Polres Indramayu Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Sindang

Di sisi lain, inovasi Jempolan juga mencakup layanan integrasi. Lapas Indramayu menyediakan ruang khusus bagi warga binaan yang ingin berkonsultasi atau mengajukan program integrasi, seperti pembebasan bersyarat dan hak lainnya.

“Pendekatan ini kami lakukan agar warga binaan yang mungkin merasa sungkan atau takut bertemu petugas di ruang kantor tetap bisa mengakses layanan. Dengan sistem jemput bola, mereka jadi lebih terbuka dan terlayani,” tambahnya.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemenuhan hak kesehatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang menegaskan bahwa setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

Dampak dari inovasi ini mulai dirasakan, baik oleh warga binaan maupun petugas. Tingkat kesadaran kesehatan meningkat, akses layanan menjadi lebih mudah, serta komunikasi antara petugas dan warga binaan semakin terbuka.

Dengan hadirnya Jempolan, Lapas Kelas IIB Indramayu berharap dapat menciptakan pelayanan yang lebih humanis, optimal, dan berkelanjutan dalam mendukung pembinaan warga binaan menuju reintegrasi sosial.

(Toro)

Berita Terkait

Ahli Waris Soekiman Protes Pemasangan Banner “Tanah Masih Sengketa” di Lahan Bersertifikat Hak Milik
Danrem 063/SGJ Tinjau KDKMP Pilangsari, Perkuat Sinergi Membangun Kemandirian Ekonomi Desa
Evaluasi Hak Integrasi, Lapas Indramayu Sidangkan 18 Usulan Narapidana
Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun
Kementerian ATR/BPN Gandeng Al Jam’iyatul Washliyah Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Aset Organisasi Keagamaan
Wamen ATR/Waka BPN: Kepala Daerah Berperan Strategis dalam Penyelesaian Persoalan Pertanahan dan Tata Ruang
Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat
FGD Bersama Komisi II DPR RI, Wamen Ossy: RUU Administrasi Pertanahan untuk Wujudkan Sistem Pertanahan yang Lebih Baik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:18

Ahli Waris Soekiman Protes Pemasangan Banner “Tanah Masih Sengketa” di Lahan Bersertifikat Hak Milik

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:19

Danrem 063/SGJ Tinjau KDKMP Pilangsari, Perkuat Sinergi Membangun Kemandirian Ekonomi Desa

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:12

Evaluasi Hak Integrasi, Lapas Indramayu Sidangkan 18 Usulan Narapidana

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:29

Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:29

Kementerian ATR/BPN Gandeng Al Jam’iyatul Washliyah Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf dan Aset Organisasi Keagamaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:26

Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:24

FGD Bersama Komisi II DPR RI, Wamen Ossy: RUU Administrasi Pertanahan untuk Wujudkan Sistem Pertanahan yang Lebih Baik

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:22

Sedang Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini

Berita Terbaru